BANDA ACEH – Pemerintah Aceh diminta untuk fokus merealisasikan program-program pembangunan yang tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA). Hal ini disampaikan oleh Ketua Forum Komunikasi Anak Bangsa (Forkab) Aceh, Polem Muda Ahmad Yani, kepada awak media melalui siaran persnya, Minggu, 14 Februari 2016.
Pernyataan Polem ditujukan menjawab pertanyaan Wakil Gubernur Aceh mengenai pemekaran Aceh menjadi beberapa provinsi baru untuk siapa. Polem yang mengaku sedang menghadiri Pentas Seni Budaya Aceh Leuser Antara Barat Selatan di Medan, Sumatera Utara, menilai realisasi APBA penting supaya dapat segera dinikmati masyarakat seluruh Aceh.
Dia mengatakan jika Pemerintah Aceh sibuk menanggapi masalah pemekaran provinsi, nanti realisasi APBA akan kembali kedododran. Hal ini kemudian berimbas pada uang Aceh yang harus dikembalikan ke Jakarta dalam jumlah triliunan Rupiah.
Pria yang mengaku mantan kombatan ini juga mempertanyakan pembagian 17 wilayah Aceh yang dipimpin oleh masing-masing satu gubernur dalam tubuh Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Santai sajalah. Toh tujuan pemekaran provinsi untuk kesejahteraan rakyat yang berada di Bumo Aceh, kata Polem.