LHOKSEUMAWE- Majelis Permusyawaran Ulama (MPU) Kota Lhokseumawe mengimbau masyarakat yang beragama Islam untuk tidak merayakan malam tahun baru. 

“Tengku Asnawi menyarankan lebih baik memperbanyak kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan ibadah, seperti zikir, mengikuti majelis taklim dan pengajian. Merayakan tahun baru tidak sesuai dengan kaidah agama Islam,” kata Ketua MPU Kota Lhokseumawe, Tengku Asnawi Abdullah, kepada portalsatu.com, Selasa, 22 Desember 2015.

Selain itu dia menyarankan agar pemilik cafe, hotel dan tempat-tempat wisata lainnya agar tidak melakukan kegiatan seperti pesta untuk menyambut malam pergantian tahun. Hal ini lantaran bukan budaya dan tidak sesuai dengan syariat Islam.

“Bagi umat Kristiani yang ingin melaksanakan perayaan Hari Natal, silakan merayakan dengan tertib dan bisa saling menghargai, karena daerah Kota Lhokseumawe diberlakukan syariat Islam,” katanya.

Dia turut meminta aparat penegak hukum agar tidak mengizinkan kegiatan-kegiatan yang bisa menimbulkan kemungkaran. “Seperti aktivitas membakar kembang api, meniup terompet termasuk menindak tegas para penjual barang tersebut,” ujarnya.[](bna)