AYAM Jago Putih atau ad-dikku abyadh dalam bahasa arabnya–merupakan hewan kesayangan Rasulullah saw. Ayam jago putih itu salah satu khasiatnya ialah dapat menjaga rumah dan penghuninya serta isi rumahnya dari gangguan jin, ilmu hitam, pencuri, kebakaran serta lainnya. Para ulama tajrib menyebutkan apabila seseorang menyembelih ayam jago putih (untuk acara selamatan/syukuran) maka Anda sekeluarga akan diselamatkan oleh Allah swt., dari segala macam mara bahaya baik pada keluarganya maupun hartanya. Kelebihan dan spesifiknya sosok ayam jago putih ini dijelaskan dalam sebuah hadis, “ad-diiku al-abyadu sadiqii wa ‘aduwwu asy-syaytani, yahrusu sahibahu wa sab’a duuri khalfahu ( ayam jago putih adalah sahabatku dan musuhnya setan, dia menjaga rumah pemiliknya dan tujuh rumah di belakangnya tetangga)”.(Al-Hadist).

Sebelumnya kita telah membahas bahwa ayam itu mempunyai kelebihan yang spesifsik mampu melihat malaikat yang diciptakan dari cahaya. Sering di tempat  kita mendengar suara ayam berkokok kala matahari terbit, ini tiada lain mereka melihat cahaya para malaikat sedang sibuk memberi rezeki kepada makhluk di pagi hari, makanya kita harus bangun pagi-pagi dan beraktivitas dengan shalat subuh utamanya di samping aktivitas lainnya.

Lantas di antara ayam yang mempunyai tipikal seperti itu adalah ayam jago atau ayam jantan. Dia mempunyai kebiasaan dan perilaku yang unik. Anugerah Allah kepada sang unggas tersebut bukanlah faktor kebetulan saja, tetapi ketetapan Allah terhadap makhluk-Nya.

Di balik kehebatan dan kelebihan ayam jago ini, Allah memberikan ibrah kepada kita sesuatu yang sangat berharga dan mulia, sehingga dalam Islam tidak sedikit hadis nabi yang menguraikan tentang sosok ayam jago. Terlebih ayam jago putih (AJP), kita akan menjumpai banyak riwayat hadis yang menyebutkan tentang ayam jantan itu.

Ayam jago itu berkokok tidak ada jadwal khusus, dia selalu on (hidup). Kita bisa memperhatikan ayam jago di tempat tinggal di kampung pasti pernah mendengar suara kokoknya meskipun Anda kadang kala tidak menyadari. Sahutan ayam jago itu umpama sebuah alarm yang diset sama pada setiap harinya, tentunya tidak pernah dimatikan atau tidak pernah mati (off).

Khasiat ayam jago putih dalam kitab “Hayatu Al- Hayawanu Al- Qubra”. Kitab itu dikarang salah seorang ilmuan dan ahli sufi yang juga  arifbillah Waliyullah “Syeikh Al- 'Allamah Kamaluddin Abu Al -Baqo' Muhammad Bin Musa Bin 'Isa Ad- Damiry R.A”. Dalam kitab karangan beliau itu berjumlah 2 juz di rampungkan sekitar tahun 808 Hijriyyah, isi kitabnya sendiri adalah menceritakan keunikan dan kelebihan dari semua hewan yang ada di bumi ini, baik keseluruhannya maupun organ-organ tertentu berikut manfaat, takwil mimpinya, keajaiban-keajaibannya, dan masih banyak lainnya. Isi kitab tersebut rujukannya dari nash yang muktabar seperti Alquran, hadis hingga qaul atau pendapat ulama salaf dan salah satu di antaranya adalah Khasiat Ayam Jago Putih (halaman 394 juz I).

Dalam hal ini baginda Rasulullah bersabda dalam hadis yang menyebutkan bahwa ayam jantan itu dapat memberi tanda waktu sembahyang yang sahih, atau ayam jantan itu memberitahukan tentang waktu sembahayang, berbunyi: “Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id berkata, telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz bin Muhammad dari Shalih bin Kaisan dari Ubaidullah bin Abdullah bin Utbah dari Zaid bin Khalid ia berkata, “Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata: “Janganlah kalian mencela ayam jantan, sebab ia membangunkan (orang) untuk shalat.” (Hr.Abi daud  4437).[]

Referensi :www.dinulislamnews.com