LHOKSUKON - Fauzi Yusuf alias Sidom Peng merupakan calon Wakil Bupati Aceh Utara termiskin, dengan jumlah kekayaan Rp 1.966.000.000 atau Rp1,9 miliar. Sementara itu, T Muttaqin…
LHOKSUKON – Fauzi Yusuf alias Sidom Peng merupakan calon Wakil Bupati Aceh Utara termiskin, dengan jumlah kekayaan Rp 1.966.000.000 atau Rp1,9 miliar. Sementara itu, T Muttaqin tercatat sebagai Cawabup terkaya, dengan jumlah kekayaan mencapai Rp 5.421.606.000 atau Rp5,4 miliar.
Data itu diperoleh berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) calon Bupati dan Wakil Bupati periode 2017-2022 di Aceh Utara, dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Data itu juga telah diserahkan ke Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Utara.
Fauzi Yusuf lahir di Meunasah Keh, Kecamatan Nibong (pemekaran dari Kecamatan Tanah Luas), Aceh Utara, 1 Januari 1971 silam. Jiwa dagang yang mengalir dari ayahya, membuat Fauzi menjadi pengusaha. Dia menjadi vendor atau kontraktor ExxonMobil sejak 1995.
Tiga tahun kemudian, Fauzi resmi menjadi bagian dari perjuangan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di wilayah Pase. Karena lon kalon perjuangan GAM cukup jroh untuk bangsa Aceh. Mungken jiwa perjuangan ditron dari nek lon, (almarhum) Hasan Komite, pejuang masa Jepang dan DI/TII (Aceh),” kata Fauzi Yusuf kepada portalsatu.com lewat telepon seluler, beberapa waktu lalu.
Di tubuh GAM, Fauzi mendapat kepercayaan memanggul jabatan Keuangan Sagoe sejak 1999. Sejak saat itu, nama panggilan untuk Fauzi pun berubah menjadi Sidom Peng.
Karna ka tamat peng, makajih jimat lakap meunan (karena saya pegang uang, makanya dipanggil peng/uang). Jilakap sidom, mungken karna kulet lon itam, dan masa nyan lon pakek kendaraan Binter Merzy, mungken mirip sidom (dipanggil sidom/semut, mungkin karena kulit saya hitam, dan saat itu saya memakai kendaraan Binter Merzy, mungkin mirip semut), ujarnya kala itu.
Memegang uang masih menjadi tanggung jawab Fauzi alias Sidom Peng sampai saat ini di internal Komite Peralihan Aceh Wilayah Pase. Setelah menjadi Keuangan Sagoe sejak 1999 sampai 2002, Sidom Peng kemudian diangkat sebagai Keuangan GAM Daerah III Tgk. Syiek Di Paya Bakong, 2002-2011.
Jabatan Sidom Peng lantas menjadi Keuangan KPA Wilayah Pase, 2012 sampai saat ini. Dia pernah pula memimpin Asosiasi Vendor/Kontraktor di Lingkungan ExxonMobil, Aceh Utara. Asosiasi itu ia dirikan pascadamai Aceh, 2006.
Meskipun namanya dipanggil 'sidom peng' yang dalam bahasa Indonesia berarti 'semut uang', serta memiliki jabatan di urusan keuangan, harta kekayaan Fauzi Yusuf justru yang paling sedikit di antara tiga Cawabup lainnya. Artinya, Sidom Peng merupakan Cawabup Aceh Utara termiskin. []