SUBULUSSALAM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Subulussalam menggelar sosialisasi persiapan menuju Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang ditargetkan mulai beroperasi pada September mendatang.
Dirut RSUD Kota Subulussalam, Khainuddin SKM kepada portalsatu.com, Jumat, 24 Maret 2017 mengatakan, ada tiga hal yang perlu dilakukan menuju rumah sakit yang maju, profesional dan mandiri.
Pertama, pembangunan infrastruktur sebagai faktor utama untuk meningkatkan pelayanan, kedua peningkatan SDM tenaga kepada 423 tenaga kesehatan, 83 di antaranya PNS terdiri dari dokter spesialis, bidan dan perawat di RSUD Kota Subulussalam.
Faktor ketiga membuat rumah sakit maju adalah Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sesuai amanat UUD nomor 44 tahun 2009 tentang rumah sakit dan Permedagri nomor 61 tahun 2007 tentang pengelolaan keuangan BLUD.
“Jika sudah BLUD kita bisa mengelola keuangan sendiri, awal Januari sudah bisa menggunakan anggaran. Misal dipertengahan tahun ada AC atau mesin genset rusak, sementara tidak ada di DPA, kita bisa berutang dulu untuk mengatasi hal-hal yang bersipat urgen, inilah pentingnya BLUD,” jelas Khainuddin.
Khainuddin optimis BLUD RSUD Kota Subulussalam akan segera terwujud karena mendapat dukungan dari Wali Kota H Merah Sakti SH, Wakil Wali Kota Drs Salmaza dan Sekda H Damhuri SP MM serta dukungan dari Komisi D DPRK Subulussalam.
Sosialisasi BLUD ini menghadirkan dua narasumber dari Kementerian Dalam Negeri RI untuk menilai kelayakan rumah sakit tipe C tersebut menuju BLUD.
Sementara Wali Kota Merah Sakti dalam kegiatan sosialisasi tersebut meningatkan agar petugas medis di RSUD memberikan pelayanan prima kepada masyarakat yang datang berobat.
Dalam menangani pasien, Merah Sakti meminta para tenaga medis memberikan kesan baik seperti bersikap ramah dan murah senyum, sehingga pasien merasa nyaman berobat di rumah sakit tersebut.
“Jaga pelayanan, berikan senyum, dengan senyum memberikan sugesti kepada pasien, kebersihan tenaga RSUD mulai dari dokter, bidan dan perawat juga harus tetap dijaga. Karena baju putih itu melambangkan kebersihan,” kata Sakti.[]