Pemakaian dua kata yang mempunyai makna dan fungsi yang sama, antara lain seperti misalnya, contohnya seperti, dan umpamanya seperti merupakan pemakaian bahasa yang kurang cermat.…
Pemakaian dua kata yang mempunyai makna dan fungsi yang sama, antara lain seperti misalnya, contohnya seperti, dan umpamanya seperti merupakan pemakaian bahasa yang kurang cermat.
Kata seperti, misalnya, contohnya, dan umpamanya adalah kata-kata yang bersinonim sehingga pemakaiannya secara bersama-sama merupakan kelewahan atau mubazir. Oleh karena itu, demi kecermatan berbahasa dan untuk menghindari terjadinya kelewahan atau kemubaziran, sebaiknya kata-kata tersebut digunakan satu saja. Kelewahan atau kemubaziran itu dapat dilihat pada contoh berikut.
(1a) Hasil pengembangan teknologi sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia seperti misalnya komputer, peralatan transportasi, dan peralatan informasi.
(1b) Hasil pengembangan teknologi sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia contohnya seperti komputer, peralatan transportasi, dan peralatan informasi.
(1c) Hasil pengembangan teknologi sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia umpamanya seperti komputer, peralatan transportasi, dan peralatan informasi.
Pemakaian kata lain yang sejalan dengan hal itu adalah,
hanya … saja;
misalnya …, …, dan sebagainya;
antara lain …, …, dan lain
sebagainya; serta
seperti …, …, dan lain-lain.
Dalam hal ini kata hanya dan saja juga merupakan kata yang bersinonim sehingga pemakaiannya secara bersamaan merupakan kelewahan atau mubazir. Oleh karena itu, digunakan satu saja: hanya atau saja.
Berikut ini adalah contoh pemakaian kata-kata itu secara efektif.
(2a) Peristiwa itu bukan hanya diketahui oleh keluarganya, melainkan juga oleh masyarakat di sekitarnya.
(2b) Peristiwa itu bukan diketahui oleh keluarganya saja, melainkan juga oleh masyarakat di sekitarnya.
Demikian juga kata dsb., dll., dan dlsb. yang digunakan secara kurang tepat. Misalnya:
(3) Ekspor nonmigas, misalnya rotan, kayu lapis, pakaian jadi, dsb.
antara lain dll. makin meningkat.
Kata seperti, misalnya, atau antara lain itu sudah bermakna 'beberapa atau sebagian'. Oleh karena itu, kata dsb., dll., atau dlsb. tidak perlu dimunculkan lagi apabila sudah digunakan kata misalnya atau antara lain. Dalam hal itu lebih baik jika digunakan kata dan, boleh juga atau sebelum butir perincian yang terakhir.
Contoh:
misalnya
(4) Ekspor nonmigas, seperti rotan, kayu lapis, pakaian jadi antara lain makin meningkat.[]