LHOKSEUMAWE – Anggota Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI (Senator) asal Aceh, Rafly menyebutkan Pemerintah Aceh harus selalu melakukan koordinasi yang kuat dengan legislatif secara kooperatif dalam berkomunikasi.

“Jika hal ini terealisasi, maka pembangunan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi di Aceh akan baik dan menyeluruh,” kata Rafly kepada portalsatu.com usai memberikan materi seminar Sinergitas Peranan Legislatif dan DPD RI dalam Pembangunan Daerah Tertinggal di Aceh, di Aula Kantor Walikota Lhokseumawe, Minggu, 25 Oktober 2015 Sore. Dalam Acara itu turut menjadi narasumber Prof. Dr. Abubakar Karim, M.S., Kepala Bappeda Aceh, dipandu moderator T. Sofianus, Wakil Ketua DPRK Lhokseumawe.

Menurut Rafly, kalau ada komunikasi yang baik antara kedua institusi tersebut maka seluruh program, baik pembanguanan dan pemberadayaan ekonomi masyarakat dapat dilaksanakan tepat sasaran, sehingga anggaran yang dikeluarkan tidak sia-sia.

Rafly  berharap di lingkungan Pemerintah Aceh jangan ada mental-mental korup. “Mari kita jadikan jabatan ini sebagai amanah yang telah diberikan masyarakat dan jadilah pemimpin dengan mental-mental yang baik dalam mengemban tugas,” ujarnya.[]