MEMIMPIN perusahaan tidak selalu semudah yang dibayangkan kebanyakan orang. Mengingat akan dibutuhkan kerja keras serta komitmen yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan yang datang. Hal inilah yang kerap dilupakan banyak orang sehingga mereka berpikir bahwa para CEO dapat mencapai kesuksesan dengan begitu mudah dan dalam kurun waktu yang singkat.
Sementara kenyataan yang sesungguhnya, ada banyak rintangan dan kendala yang harus dihadapi terlebih dahulu sebelum akhirnya bisa mencapai posisi mereka saat ini.
Tidak ada perusahaan yang berjalan lancar dan mulus-mulus saja tanpa hambatan. Semua usaha akan memiliki berbagai masalah, baik itu dalam skala kecil maupun yang besar sekalipun. Masalah-masalah inilah yang kemudian menjadi tanggung jawab seorang CEO. Sebab CEO dituntut untuk bisa tangguh menghadapi apa pun dalam membawa perusahaan tersebut sukses dan mencapai tujuannya.
Sulit? Tentu saja. Inilah alasan mengapa beberapa CEO bahkan harus mengalami kegagalan terlebih dahulu sebelum akhirnya bisa membawa perusahaannya sukses. Namun, meski pernah mengalami kegagalan, CEO yang andal akan kembali bangkit dan berjuang untuk mencapai kesuksesan.
Berikut 4 bos ini sempat bangkrut, namun berhasil bangkit dan sukses sampai sekarang. Ini bosnya seperti dikutip cermati.com:
1. Lee Iacocca-Chrysler
Menangani perusahaan yang nyaris bangkrut tentu bukan sebuah pekerjaan yang mudah, terutama jika menghadapi banyak sekali pesaing di bisnis yang sama. Tapi, inilah yang dilakukan Lee Iacocca. Ia berupaya keras untuk bisa menyelamatkan perusahaan automotif Chrysler yang kala itu sedang menuju kebangkrutan.
Berbagai langkah cerdas diterapkannya dalam perusahaan, termasuk dengan menata ulang sistem keuangan dan harga pasar yang dikenakan pada produk Chrysler.
Bukan hanya itu saja, Iacocca juga melakukan perombakan dalam manajemen perusahaan dengan tujuan untuk bisa memperbaiki kondisi buruk yang terjadi dalam perusahaan tersebut. Semua upayanya berhasil dan Cryshler dapat kembali sukses di tangannya.
2. Ed Whitacre-General Motors
Beberapa tahun yang lalu General Motors hampir saja mengalami kebangkrutan hingga perusahaan ini merasa perlu untuk mendatangkan Ed Whitacre untuk mengatasi masalah yang tengah dihadapinya.
Resmi bergabung tahun 2008, Ed yang kala itu baru saja mengakhiri kariernya di AT & T merasa tertantang dengan semua masalah yang tengah melilit General Motors. Hal ini tentu tidak mudah. Sebab bisnis ini memang memiliki tingkat persaingan yang sangat tinggi sehingga Ed harus mengupayakan berbagai langkah jitu untuk memenangkan persaingan pasar yang sangat ketat tersebut.
Namun, upayanya membuahkan hasil yang baik. Sebab sekitar setahun berikutnya General Motors bisa bangkit dari keterpurukan dan mencapai penawaran saham tertinggi sepanjang sejarah perusahaan tersebut.