LHOKSEUMAWE Sekretaris DPRK Lhokseumawe Murtalabuddin mendadak mengirim undangan kepada para wartawan untuk menghadiri acara coffee morning di gedung dewan setempat, Kamis/besok. Surat undangan itu dikirim ke sejumlah organisasi wartawan di Lhokseumawe, beberapa jam usai Wakil Ketua DPRK, T. Sofianus mengeluarkan pernyataan yang dinilai melecehkan profesi wartawan, Rabu, 30 Oktober 2015.
Informasi diperoleh portalsatu.com, surat undangan diteken Sekwan Lhokseumawe Murtalabuddin dikirim kepada Persatuan Wartawan Aceh (PWA), Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Lhokseumawe dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Utara-Lhokseumawe.
Sekitar pukul 16.45 WIB tadi datang staf Sekretariat DPRK Lhokseumawe menyerahkan undangan untuk PWA. Acara coffee morning bersama mass media dan DPRK Lhokseumawe di Ruang Jamuan Makan DPRK Lhokseumawe, besok pagi, ujar salah seorang anggota PWA ditemui di Sekretariat PWA di Lhokseumawe, Rabu sore.
Dalam surat undangan tertanggal 28 Oktober 2015 itu juga disebutkan, Sehubungan dalam menjalin hubungan dengan mass media dan lembaga DPRK Lhokseumawe.
Secara terpisah, salah seorang anggota DPRK Lhokseumawe mengaku hingga usai Magrib tadi ia tidak mendapat pemberitahuan dari Sekwan tentang akan dilaksanakan acara coffee morning dewan dan para wartawan, besok pagi.
Ketua Umum PWA Maimun Asnawi menyebut pihaknya tidak akan menghadiri acara coffee morning tersebut. Ia bahkan mengecam keras pernyataan Wakil Ketua DPRK Lhokseumawe T. Sofianus yang dinilai melecehkan profesi wartawan saat berlangsung aksi demo para mahasiswa di halaman gedung dewan itu, Rabu siang.
Pernyataan Wakil Ketua DPRK Lhokseumawe T. Sofianus sangat tidak beradab, tidak mencerminkan sikap pejabat publik. Sebagai wakil rakyat atau anggota dewan, tidak sepantasnya dia mengeluarkan pernyataan yang menghina wartawan. Karena wartawan dalam menjalankan tugasnya dilindungi Undang-Undang tentang Pers, ujar Maimun.
Maimun menambahkan, PWA bersama organisasi wartawan lainnya, seperti AJI dan PWI tengah membahas lebih lanjut untuk mengambil sikap terhadap Wakil Ketua DPRK itu.
PWI secara tegas menyatakan tidak dapat menerima pernyataan Wakil Ketua DPRK Lhokeumawe T. Sofianus yang telah melecehkan profesi wartawan. Dia pejabat publik, tapi pernyataannya itu seperti orang yang tidak punya pendidikan, kata Sayuti Achmad, Ketua PWI Aceh Utara-Lhokseumawe melalui telpon seluler kepada portalsatu.com.
Sayuti menegaskan semua wartawan anggota PWI Aceh Utara-Lhokseumawe dilarang menghadiri coffee morning dengan DPRK Lhokseumawe, Kamis pagi.
Ketua AJI Lhokseumawe Masriadi Sambo juga mengatakan atas nama organisasi, pihaknya dipastikan tidak menghadiri acara coffee morning dengan DPRK Lhokseumawe, Kamis pagi. AJI tidak hadir, itu berlaku bagi seluruh anggota, katanya.[]
Berita terkait:
Wakil Ketua DPRK Lhokseumawe Dinilai Lecehkan Wartawan
AJI Lhokseumawe Kecam Pernyataan Wakil Ketua DPRK Lhokseumawe



