SIGLI – Sebanyak 33 unit gedung sekolah di Kabupaten Pidie rusak akibat gempa 7 Desember 2016 silam. Dari jumlah tersebut, 10 unit diantaranya akan segera diperbaiki melalui anggaran APBN-P 2016 ini.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Pidie, gedung sekolah rusak imbas gempa terdiri dari 30 unit Sekolah Dasar (SD), 6 unit SMP dan 7 unit SMA/SMK.

Kabag Humas dan Protokol Setdakab Pidie, Safrizal, Selasa, 20 Desember 2016, mengatakan, semua gedung sekolah yang rusak akibat musibah gempa sudah dikirimkan Dinas Pendidikan Pidie ke Pemerintah pusat untuk segera ditindaklanjuti. 

“Data sekolah rusak langsung dilaporkan Kadis Pendidikan beberapa hari setelah gempa,” kata Safrizal.

Untuk saat ini, lanjut Kabag Humas, sebanyak 10 unit sekolah sudah ada jawaban masuk dalam rehabilitasi dan rekontruksi melalui sumber dana APBN-P 2016. 

“Dari 7 SMA/SMK yang diajukan, 6 unit masuk disahuti dan 6 uni SMP diajukan, 4 diantaranya akan segera diperbaiki,” katanya.

Sedangkan untuk 20 unit Gedung SD yang diajukan, sejauh ini masih menunggu jawaban dari Pemerintah pusat melalui BNPB apakah akan ditangani tahun ini atau tahun depan.

“Untuk SD kita belum mendapat data pasti berapa unit akan dibantu tahun ini. Mungkin besok sudah ada angka jelas berapa unit SD masuk dalam perbaikan tahun ini,” ujar Safrizal.[]