TERKINI
TAK BERKATEGORI

Sekjend PSI: Perdamaian Itu Bukan Hanya Tidak Ada Perang

BANDA ACEH - Perdamaian itu bukan hanya tidak adanya perang, tapi bagaimana terimplentasikannya keadilan, kesejahteraan, keterbukaan, dan kebebasan. Hal inilah yang menjadi tantangan proses perdamaian…

RISKI BINTANG Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 934×

BANDA ACEH – Perdamaian itu bukan hanya tidak adanya perang, tapi bagaimana terimplentasikannya keadilan, kesejahteraan, keterbukaan, dan kebebasan. Hal inilah yang menjadi tantangan proses perdamaian di Aceh.

Demikian disampaikan Sekjend Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni, dalam sambutannya di diskusi peringatan 11 tahun perdamaian Aceh dan ekspektasi kaum muda. Diskusi ini digelar Partai Solidaritas Indonesia yang berlangsung di 3in1 Coffe, Banda Aceh, Senin, 15 Agustus 2016.

“Terjadinya pemberontakan di Aceh lantaran rasa ketidakadilan yang dirasakan rakyat. Dengan konflik yang sedemikian panjang, masyarakat Aceh terancam dan seperti kehilangan identitas,” ujar Raja Juli Antoni.

Menurut Raja kata Aceh di dunia global masih cenderung berkonotasi negatif. Image ini yang masih melekat untuk Aceh hingga sekarang.

“Jika kata 'Aceh' kita search di Google maka yang hadir adalah konflik, tsunami dan penangkapan pelaku pelanggar syariat Islam. Inilah image yang negatif dari Aceh paska penandatangan MoU,” katanya.

Dia mengatakan momen peringatan perdamaian Aceh kini menjadi tantangan anak muda Aceh untuk mengubah image daerah. Apalagi Aceh sejak dulu menjadi contoh bagi daerah lain yang harus diperjuangan kembali untuk mengubah kesejahteraan.

Dia berharap di masa mendatang substansi Qanun Aceh tidak hanya memikirkan tentang berpakaian sesuai Islam atau pelanggaran syariat lainnya. Akan tetapi bagaimana kesejahteraan dan keadilan juga dijadikan qanun.[](bna)

RISKI BINTANG
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar