Oleh Kamaruddin Hasan*
Dalam menjalani hidup dan kehidupan, tentu saja setiap kita berkeinginan agar hidup ini lebih berarti dan bermakna bagi diri sendiri, orang lain dan masyarakat. Setiap kita tidak ingin menjalani hidup ini begitu saja, yang hanya menjalani hari-hari seperti biasa. Pastinya setiap kita dalam menjalani kehidupan menginginkan hidup tanpa penyesalan. Dalam hal ini, mesti menyadari bahwa dalam pemenuhan kehidupan sehari-hari didasarkan pada bagaimana kemampuan untuk berhubungan dengan orang lain dengan cara yang wajar.
Dalam membangun hubungan tersebut, terbukti kecerdasan komunikasi, keahlian berkomunikasi merupakan salah satu kunci kesuksesan. Semua mempunyai kemampuan membuat perubahan melalui komunikasi verbal- non verbal yang baik dan benar. Perlu diingat bahwa cara kita berkomunikasi merupakan pendorong utama dalam menumbuhkan semangat pada diri sendiri, orang lain dan publik.
Artinya, tidak ada usaha yang lebih penting dan menarik untuk meraih keberhasilan, kesuksesan, menumbuhkan percaya diri, terciptanya hubungan antar manusia yang harmonis, saling memuaskan. Bahka keberhasilan dalam organisasi, dalam bermasyarakat daripada mempelajari seni berkomunikasi, membangun kecerdasan komunikasi.
Sesuatu yang yang istimewa ada pada kita adalah kemampuan berkomunikasi, tinggal saja, bagaimana membangun kecerdasan komunikasi itu sendiri. Namun saat ini, sepertinya kecerdasan komunikasi mulai memudar bahkan hilang. Terkadang, dalam kontek komunikasi verbalpun tidak mudah dijalankan, tidak mudah berbicara dengan orang lain yang dimengerti dan terjalin kebersamaan. Kecerdasan komunikasi sebagai seni berkomunikasi, sebagai seni yang harus diselaraskan antara ucapan, tulisan, tingkah laku/perilaku dan perhatian. Mesti mengetahui seberapa pentingnya apa yang kita katakanbicarakan, tuliskan dan bagaimana cara mengatakannya, termasuk dengan media apa.
Bayangkan, jika kita dapat mengkomunikasikan ide-ide dengan baik, dunia juga akan berubah drastis dan menjadi jauh lebih baik. Pekerjaan menjadi lebih memuaskan, keluarga akan lebih harmonis, lebih sehat dan baik. Pikiran akan bertambah tajam dan secara keseluruhan, kualitas hidup dan kehidupan menjadi lebih baik.
Kecerdasan komunikasi, memang masih jarang didengar ketimbang kecerdasan-kecerdasan yang lain, seperti kecerdasan emosional atau spiritual atau kecerdasan intelektual. Padahal kekayaan cara berkomunikasi dan aneka simbol yang digunakan adalah salah satu anugerah hakiki yang dimiliki yang membedakan manusia dari makhluk yang lain. Kecerdasan komunikasi adalah salah satu prasyarat penting untuk hidup dalam lingkungan bermsyarakat yang dinamis.
Kecerdasan komunikasi merupakan aktivitas primer yang mengalami evolusi yang sangat pesat. Ia melewati fase sejarah yang panjang hingga dimanfaatkan manusia sebagai interaksi sosial untuk mewujudkan kehidupan yang harmonis dalam kehidupan bermasyarakat dewasa ini.
Menjalin hubungan dalam proses komunikasi adalah perkara yang tidak teramat sulit, sebagian besar orang tentu dapat melakukannya meskipun tanpa kemampuan khusus. mulai dari memberi simbol, pertanyaan, menanggapi atau memberi saran serta solusi terhadap orang-orang yang berada di sekitar kita semua itu dapat terjadi secara otmotis dalam konteks sosial. Hanya saja mempertahankan kualitas hubungan dibutuhkan kemampuan berkomunikasi yang baik agar tujuan komunikasi dalam membangun hubungan antar sesama terjalin erat seperti apa yang diharapkan.
Kecerdasan komunikasi, juga sangat penting bagi sebuah bangsa negara yang besar, majemuk. Seperti halnya tujuan penting dari bangsa dan negara ini semenjak semula adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Makna konsep yang dirumuskan oleh para pendiri bangsa sangatlah mendalam dan penuh kearifan. Cerdas dalam kehidupan bukanlah sekedar pintar, menguasai pengetahuan secara formil, lulus ujian dengan angka yang tinggi, menyandang banyak gelar namun tidak berguna bagi masyarakat.