MAKASAR – Sekelompok pria bersenjata api mengamuk di Cafe Losari Hotel, Jumat (16/10/2015) malam. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulselbar, Komisaris Besar (Kombes) Polisi Frans Barung Mangera, Sabtu (17/10/2015) mengatakan, para pelaku berjumlah 6 orang.
“Keenam orang itu masing-masing Bobi bin Baharuddin (43), Najib, Dimas (mahasiswa Unhas), Bripka Ridwan alias Ribas (anggota Brimob Polda Sulselbar), Bripka Munir (anggota Polres Barru yang baru dimutasi dari Polres Pinrang), dan Mapparenta Hasan (35) warga Jalan Maccini Sombala,” jelasnya, Sabtu (17/10/2015).
Mereka saat ini dalam proses pencarian polisi. Mereka diketahui adalah pelanggan Cafe Losari Hotel Makassar.
“Kasusnya tetap akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Dimana ada dua yakni Anugrah Pratama terluka di mata dan hidung serta Much Tisar Syafwan menderita luka di hidung telah melaporkan kejadian yang menimpa dirinya ke Polrestabes Makassar,” tegasnya.
Barung menjelaskan, penganiayaan terhadap mahasiswa kedokteran Unismuh terjadi di Cafe Losari Hotel Makassar Jalan Penghibur, Makassar, Jumat (16/10/2015) malam. Dari enam pelaku, dua di antaranya adalah anggota polisi.
“Menurut keterangan saksi, seorang wanita ingin masuk ke dalam Cafe Losari Hotel. Namun ditegur oleh salah seorang pegawai hotel bahwa tempat kafe sudah di-booking oleh mahasiswa kedokteran Unismuh. Berselang 10 menit datang sekitar enam orang pelaku langsung mengamuk dan berteriak bahwa dirinya adalah anggota. Setelah berteriak, mereka langsung menganiaya korban. Setelah mengamuk, para pelaku langsung kabur,” jelasnya.
Sementara itu, menurut keterangan saksi, ada 8 orang dalam kelompok bersenjata mengamuk di Cafe Losari Hotel.[] sumber: kompas.com