BANDA ACEH Sekda Banda Aceh Bahagia meminta seluruh da' perkotaan dan para muhtasib gampong mampu menerjemahkan metode dakwah. Hal ini disampaikan Bahagia saat membuka kegiatan evaluasi kinerja dai dan muhtasib gampong, Senin (21/11/2016) di Aula Lantai IV Gedung A Balaikota Banda Aceh.
Di depan 90 muhtasib dan 50 daI, Sekda Bahagia mengatakan, semua pihak mengharapkan Kota Banda Aceh dapat menjadi model penerapan Syariat Islam dalam seluruh aspek kehidupan. Untuk itu, dibutuhkan partisipasi dan kepedulian semua pihak agar harapan tersebut dapat terealisasi.
Penerapan Syariat Islam di Kota Banda Aceh merupakan tugas kita semua selaku hamba Allah SWT, ujarnya.
Kepala Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh Mairul Hazami menyampaikan kegiatan ini untuk mengoptimalkan kinerja para dai dan muhtasib gampong. Selain itu, memantapkan sinergitas antara da', muhtasib dan perangkat gampong dalam percepatan penerapan Syariat Islam di Banda Aceh.
Kita berharap kegiatan ini akan membangun komitmen dalam usaha dakwah dengan harapan akan menumbuhkan semangat dalam menegakkan amar maruf nahi mungkar secara santun, ujar Mairul Hazami.
Panitia menghadirkan dua pemateri, yakni Tgk. Faisal Hasan Sufi dan Ustaz Ridwan, Kabid Dakwah Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh.[](rel)