Sistem tulisan atau aksara adalah ciptaan manusia yang paling berguna. Dengan tulisan manusia dapat menembus batas-batas waktu dan ruang. Dengan tulisan manusia juga dapat menyimpan akal budinya.
Tidak diketahui kapan manusia pertama kali menggunakan tulisan. Para ahli linguistik pada umumnya mengira tulisan bermula dari gambar seperti yang ditemukan di gua Altamira, Spanyol Utara. Gambar itu kemudian benar-benar menjadi tulisan atau piktogram. Piktogram secara langsung menggambarkan benda yang dimaksud.
Tulisan piktogram dipakai di kalangan orang-orang Indian Amerika, orang Yukagir di Siberia, dan di Pulau Paska (Pasifik Timur).
Hingga kini piktogram masih dipakai dalam tanda lalu lintas internasional dan pada tanda-tanda kamar kecil untuk lelaki dan perempuan.
Pada perkembangan selanjutnya piktogram tidak hanya menunjukkan gambar benda yang dimaksud, melainkan juga sifat-sifat benda itu atau konsep-konsep yang berhubungan dengan benda itu. Sebagai contoh, tulisan hieroglif Mesir yang dipakai 4000 tahun sebelum Masehi.
Dalam tulisan tersebut ada gambar tongkat Firaun. Gambar tongkat tersebut berarti memerintah. Begitu pula gambar air keluar dari kendi. Itu berarti segar atau dingin.
Gambar yang tidak hanya menunjukkan gambar benda yang dimaksud, melainkan juga sifat-sifat benda itu atau konsep-konsep yang berhubungan dengan benda itu disebut ideogram.
Dalam sejarahnya yang panjang piktogram dan ideogram disederhanakan sehingga tidak tampak lagi hubungan antara gambar dan apa yang dimaksud.
Salah satu contoh dapat dilihat dari aksara paku yang dipakai oleh bangsa Sumeria 4000 tahun sebelum Masehi. Sistem tulisan Sumeria tersebut kemudian diambil alih oleh Persia (600-400 s.M), tetapi bukan untuk menggambarkan gambar atau gagasan atau kata, melainkan untuk menggambarkan suku kata (aksara silabis). Dalam waktu yang hampir bersamaan orang Mesir juga mengembangkan tulisan yang menggambarkan suku kata.
Aksara silabis mempengaruhi sistem tulisan bangsa-bangsa lain, termasuk bangsa Fenisia yang hidup di pantai Timur Laut Tengah (sekarang Libanon).