TERKINI
NEWS

Sebelum ke Turki, Jokowi Akan Ucapkan Selamat Kepada Gubernur Irwandi

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama rombongan, Rabu, 5 Juli 2017, pukul 07.20 WIB, bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, guna mengawali…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 807×

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama rombongan, Rabu, 5 Juli 2017, pukul 07.20 WIB, bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, guna mengawali kunjungannya ke Turki dan dilanjutkan Jerman.

Dikutip dari setkab.go.id, Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden (Setpres) Bey Machmudin mengatakan, dalam perjalanan menuju Ankara Turki, Presiden dan Ibu Negara Iriana akan singgah di Banda Aceh untuk memberikan ucapan selamat kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh periode 2017-2022, Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA).

Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah dijadwalkan dilantik oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, Rabu, pukul 09.00 WIB.

Bey Machmudin mengatakan, kunjungan Presiden Jokowi ke Turki merupakan kunjungan balasan atas kunjungan Presiden Erdogan ke Jakarta pada tahun 2015 lalu. “Selain itu, Presiden juga akan memanfaatkan kunjungan tersebut untuk meningkatkan hubungan kerja sama kedua negara dalam berbagai bidang. Di antaranya bidang ekonomi, industri strategis, hingga pemberantasan terorisme,” katanya, Rabu pagi.

Sementara kunjungan Presiden ke Hamburg, Jerman, untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Negara-Negara Group 20 (G-20). Dalam KTT ini, menurut Bey, Presiden akan menyampaikan pesan agar G20 dapat menjadi bagian dari solusi berbagai tantangan global. “Utamanya dalam menghadapi ancaman terorisme di mana Presiden akan menjadi pembicara utama dalam sesi tersebut,” ujarnya.

Terkait ekonomi dan keuangan global, kata Bey, Presiden Jokowi juga akan menyinggung pentingnya aksi bersama anggota 20 dalam memerangi penggelapan pajak, mengingat G20 harus mampu menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan dan berimbang.[]

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar