BANDA ACEH – Sebanyak 1.500 pasukan pengamanan gabungan akan dikerahkan pada acara pelantikan wali kota dan wakil wali kota Banda Aceh terpilih, Jum'at, 7 Juli 2017. Pengamanan pelantikan juga akan mendapat bantuan dari unsur Brimob, TNI dan Satpol PP.

“Personil kita kerahkan dari polisi, TNI, Brimob, dan ditambah lagi Satpol PP kurang lebih sekitar 600-an semua. Terdiri dari ring 1 dan ring 2, termasuk ring 3 yang dekat pagar,” kata Kapolres Banda Aceh, Kombes Pol T Saladin, saat gladi di Kantor Wali Kota Banda Aceh, Kamis, 6 Juli 2017.

Pihak keamanan juga membentuk ring empat agar situasi pelantikan dan Kota Banda Aceh lebih kondusif.

“Kita ada istilah ring empat, walaupun dalam SOP tidak ada,” kata Saladin.

Dia menyebutkan akan pengamanan ibukota Banda Aceh juga akan melibatkan semua anggota TNI, khususnya dari Kodim. Selain itu, pengamanan juga melibatkan personel Koramil dan Polsek.

“Kita sebar ke seluruh Kota Banda Aceh untuk melakukan pengamanan. Jadi kita intinya, total untuk keamanan mulai ring 1, ring 2, dan ring 3 itu 600 personil. Ditambah anggota sisa (ring 4) nanti jadinya kurang lebih 1.500 personil. Kita tidak mau mengambil resiko, jadi semua kita libatkan,” ujarnya lagi.

Para undangan pelantikan diimbau untuk hadir satu jam lebih awal ke Balai Kota. “Satu jam sebelum acara harus sudah berdatangan, itu yang khusus undangan. Jam 9 tepat, pintu kami tutup,” kata Kombes Pol T Saladin.[]