SUBULUSSALAM – Kerusakan ruas jalan nasional di kawasan Sisik Naga Kota Subulussalam menuju Kabupaten Aceh Singkil dinilai masyarakat pengguna jalan semakin parah disebabkan permukaan jalan aspal tidak merata akibat menurunnya permukaan tanah yang terus terjadi sejak beberapa tahun belakangan ini.

Dari Pantauan Portalsatu.com di lapangan, kondisi jalan yang jalan menyusut itu berada di Gampong Dasan Raja, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam menuju Kabupaten Aceh Singkil, Minggu 17 April 2016.

Di lokasi tersebut terlihat badan jalan mengalami penurunan sekitar 60 cm dari bahu jalan yang sebelumnya masih rata. Kerusakan semacam ini terdapat pada sejumlah titik atau  diperkirakan mencapai 500 meter lebih di sepanjang jalan nasional kawasan sisik naga itu. Namun titik terparah sekitar 200 meter lantaran kandisi pemukaan aspal menurun dan jalan berbatu akibat kulit aspal yang sudah tergelupas.

Warga Dasan Raja, Buyung Hitam Berutu mengatakan menusutnya permukaan jalan ini menyebabkan kendaraan roda empat dan mobil berbadan besar lainnya sering terjatuh setelah tidak sanggup menaiki tanjakan, sehingga mobil mundur ke belakang dan terjungkal.

 “Di lokasi itu mobil harus betul-betul lambat saat melintasi badan jalan yang rusak dengan kemiringan sekitar 45 derajat, sehingga mobil sangat susah mendaki. Karena itu hampir tiap bulan saja ada saja mobil terjatuh,” kata Buyung Hitam Berutu warga setempat yang sering menyaksikan insiden kecelakaan mobil di sana.

Muharram salah seorang Sopir Mobil Colt Diesel tujuan Singkil-Sinabang membawa barang-barang kelontong berharap pemerintah Provinsi Aceh melalui dinas terkait supaya dapat segera memperbaiki permukaan badan jalan yang rusak parah karena dapat mengancam keselamatan pengguna jalan.

 “Mobil saya tidak sanggup naik karena sebagian  kondisi  badan jalan rusak, akibatnya mobil mundur lalu saya banting stir ke sebelah kanan sehingga tertahan bahu jalan yang masih utuh,” kata Muharram bersama rekannya Sofyan yang mengalami insiden beberapa hari lalu.

 Sebelumnya Kepala Biro Humas Pemerintah Aceh, Frans Dellian pernah mengatakan kerusakan badan jalan tersebut akan diperbaiki tahun 2016. Masyarakat Subulussalam-Singkil berharap wacana itu jangan hanya janji saja namun harus direalisasikan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di kawasan tersebut.[](tyb)