TERKINI
TAK BERKATEGORI

Ruangan KPLP Hingga Perpustakaan Dibakar, Tiga ‘Tamping’ Terluka

KUALA SIMPANG – Para napi LP Kuala Simpang, Aceh Tamiang, dilaporkan membakar empat ruangan dan merusak sejumlah ruangan lainnya, Jumat, 1 April 2016, pagi. Sementara…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 943×

KUALA SIMPANG – Para napi LP Kuala Simpang, Aceh Tamiang, dilaporkan membakar empat ruangan dan merusak sejumlah ruangan lainnya, Jumat, 1 April 2016, pagi. Sementara tiga napi ‘tamping” terluka kena batu saat kerusuhan itu. Meski situasi mulai terkendali, aparat keamanan masih berjaga-jaga di LP tersebut.

“Yang dibakar ada empat ruangan, yaitu ruangan KPLP (Kepala Pengaman LP), ruangan kasie (kepala seksie) di bawah KPLP, ruangan Kasie Trantib, dan ruangan perpustakaan,” ujar Kepala LP Kuala Simpang Tri Budi H., kepada portalsatu.com, lewat telpon seluler, Jumat, 1 April 2016, sekitar pukul 14.45 WIB.

Menurut Tri Budi, napi juga melakukan pengrusakan dengan cara melempar kaca ruangan kepala LP, ruangan tata usaha (TU), dan ruangan tempat registrasi. “Pecah kacanya,” kata dia.

Selain itu, Tri Budi melanjutkan, tiga ‘tamping’ terluka saat membantu petugas mengamankan pintu LP yang didobrak oleh para napi dari dalam. “Tamping itu warga binaan (napi) yang sudah kita percayakan untuk membantu kita. Tiga ‘tamping’ ada yang terluka di kepala dan di kakinya, karena kena batu yang dilempar dari dalam LP saat menghambat aksi para napi mendobrak pintu,” ujarnya.

Tri Budi menyebut tiga ‘tamping’ yang terluka itu sudah ditangani tenaga medis.

“Alhamdulillah, sekarang situasi sudah terkendali. Tapi aparat keamanan masih berjaga-jaga, kita tetap stand by di ini,” kata Tri Budi.

Tri Budi mengatakan, tim Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Aceh sedang dalam perjalanan dari Banda Aceh ke LP Kuala Simpang untuk menangani kasus kerusuhan tersebut.

Ia juga menjelaskan, saat ini LP Kuala Simpang over kapasitas. Jumlah napi, kata dia, mencapai 485 orang. “Kapasitasnya hanya untuk 150 orang,” ujar Tri Budi. [] (idg

 

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar