BANDA ACEH – Rabithah Taliban Aceh (RTA) mengadakan program “Wakaf 1000 Quran” dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. Alquran yang terkumpul ini nantinya akan disalurkan ke meunasah dan masjid di daerah terisolir, seperti Pulo Aceh dan Aceh Singkil.
“Ini sebenarnya langkah awal kita dalam melakukan pemetaan untuk melihat bagaimana tingkat sosial masyarakat dalam bidang keagamaan,” kata Ketua I RTA Tgk Muslem Hamdani, yang juga inisiator Gerakan Wakaf Qur'an, kepada portalsatu.com, Minggu, 30 April 2017.
Dia mengatakan, sebenarnya ada beberapa program lain yang digagas oleh RTA. Namun, Wakaf 1000 Qur'an menjadi langkah awal pelaksanaan program.
“Fokus prioritas kita sebenarnya pada anak kurang mampu yang memiliki semangat belajar tinggi di bidang keagamaan. Makanya nanti kita juga memprogramkan wakaf kitab yang umumnya mahal jika dibeli oleh para santri yang kurang mampu,” ujarnya lagi.
RTA juga memiliki program Gerakan Orang Tua Asuh bagi anak yatim di Aceh. Namun hal ini baru dapat dilaksanakan jika dua program wakaf itu berjalan lancar.
Hingga saat ini, kata dia, sudah ada beberapa calon donatur yang ikut serta dalam program Wakaf 1000 Qur'an ini. Bahkan, ada juga donatur yang berasal dari Swedia dan beberapa negara tetangga lainnya. Program ini juga menyertakan komunitas “Heart Indonesia” dan Majelis Taklim.