SIGLI – Ketua PKK Kabupaten Pidie, Hj Rohana Razali S.Tp mengajak masyarakat Pidie melestarikan adat budaya daerah yang selama ini terus terkikis akibat perkembangan zaman.

“Banyak budaya kita bernuasa Islam hilang akibat pengaruh budaya luar. Mari kita bangkitkan kembali budaya Aceh seperti Peurateb Aneuek,” kata Rohana saat membuka acara perlobaan Peurateb Anueuk (Dodaidi) di Aula Badan Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Perempuan (BKSPP) Kabupaten Pidie, Rabu 23 Desember 2015.

Rohana menyayangkan jika kaum ibu tidak lagi mencintai adat budaya daerahnya karena terlena dengan kemajuan zaman dan mudahnya masuk budaya luar.

“Budaya keuneubah Indatu (warisan nenek moyang ) mesti dilestarikan. Melalui peringatan hari ibu, mari kita tumbuhkan kecintaan pada budaya kita sendiri,” kata istri Bupati Pidie, Sarjani Abdullah ini.

Kepala BKSPP Pidie Dra Sri Wahyuni M.Pd selaku panitia pelaksana mengatakan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan hari ibu ke 87 tersebut diikuti 20 peserta kaum ibu dari seluruh Kabupaten Pidie.

“Kepada mereka para pemenang akan diberikan bingkisan. Kegiatan Dodaidi akan dibuat kelender tahunan setiap peringatan Hari Ibu dilaksanakan,” kata Sri.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Ny. Elfiza Hasni yang juga istri Wakil Bupati Pidie M. Iriawan serta sejumlah istri pejabat lainnya.[](tyb)

Laporan Zamah Sari