JAKARTA – Sebanyak 2.700 kardus permen merek “Rainbow” dimusnahkan dengan cara dibakar, Jumat (23/10/2015) sore.
Produk permen tersebut dimusnahkan karena dalam kemasannya tercantum kata ” Ya Allah” yang diplesetkan menjadi “Yaowo”.
Pemusnahan dilakukan di lokasi pabrik PT Ultra Prima Abadi Jalan Panjang Jiwo Surabaya, disaksikan pihak kepolisian, direksi perusahaan, Majelis Ulama Indonesia, dan perwakilan pengurus Nahdatul Ulama Jawa Timur.
Bambang Sumoto, CEO perusahaan meminta maaf kepada masyarakat atas peredaran produk permen tersebut.
“Ini di luar pengetahuan kami, kami atas nama perusahaan meminta maaf kepada masyarakat,” katanya.
Kata-kata “Yaowo” yang tertulis di bungkus permen berwarna biru itu, kata Bambang, adalah bagian dari strategi perusahaannya berkomunikasi dengan konsumen kelompok masyarakat yang dibidik yakni kalangan remaja.