LHOKSEUMAWE – Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya mengatakan, rencana pengadaan tiga mobil dinas untuk kepala daerah dalam anggaran 2017 merupakan hal biasa. Ini katanya juga tidak bertentangan dengan ketentuan, apalagi mobil dinas lama belum diganti sejak lima tahun lalu.
Pengadaan mobil untuk kepala daerah yang baru itu hal lazim, dan tidak menyalahi aturan, seperti halnya pengadaan baju baru dan anggaran untuk pelantikan wali kota baru. Bila dikaitkan dengan utang tahun lalu, kita sudah merencanakan penghematan besar-besaran di segala sisi, kecuali hal-hal yang langsung menyentuh hajat masyarakat kecil, jelas Suaidi Yahya kepada portalsatu.com, Kamis, 23 Februari 2017.
Menurutnya, mobil dinas yang dipakainya saat ini adalah mobil dinas pengadaan lima tahun lalu, walaupun masih layak pakai, tapi juga sudah patut diganti. Kalaupun bukan dirinya yang kembali terpilih, Tim Anggaran Pemerintah Kota (TAPK) Lhokseumawe tetap akan mencantumkan pengadaan mobil baru karena sudah masuk periode baru.
Namun demikian, kata Suaidi, pengadaan tiga mobil baru tersebut masih dalam bentuk rancangan, belum masuk ke dalam rencana anggaran. Kalaupun ada pengurangan atau rasionalisasi terkait item itu, akan dibahas di tingkat dewan.