BANDUNG – DPRD Jabar berencana membeli 95 unit mobil Toyota Fortuner untuk keperluan operasional anggota dewan. Pengadaan bernilai lebih dari Rp 50 miliar rupiah ini tentunya menimbulkan perdebatan baik di tengah masyarakat maupun di antara para anggota dewan sendiri.
Fraksi Partai NasDem DPRD Jabar dengan tegas akan menolak pembelian kendaraan dinas anggota dewan. Mereka tidak peduli meski menurut pihak Sekretariat Dewan, mobil tersebut sifatnya hanya pinjam pakai.
Kami dari Fraksi Partai Nasdem Jabar akan menolak pembelian mobil Fortuner untuk anggota DPRD Jabar, sekalipun sifatnya hanya pinjam pakai, kata Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Jabar M Iqbal, di Gedung DPRD Jabar, Bandung, Jumat (8/4).
Bahkan, pihaknya berjanji akan mengembalikan mobil dinas kepada Sekretariat DPRD Jabar jika rencana tersebut sudah tetap dilaksanakan. Bahkan kalau diminta, kami siap juga mengembalikan mobil lama ke Setwan, katanya.
Di hari yang sama, ratusan warga yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat Jawa Barat melakukan aksi di depan gedung DPRD Jabar. Mereka pun menolak rencana pengadaan mobil untuk anggota dewan tersebut.