BANDA ACEH – Masih ingat dengan remaja yang menguasai 18 bahasa? Muammar Ridwan, 18 tahun, yang baru selesai menamatkan sekolah di Ruhul Islam Anak Bangsa (RIAB) Aceh Besar, kini fokus belajar di Kampung Inggris, Keudiri Jawa Timur.
Sudah memasuki dua bulan berada di Kampung Inggris. Akhir Desember 2015 nanti sudah selesai. Siap di Pare ini nanti kembali ke Jakarta belajar dan mengasah lagi bahasa Rusia, kata Ridwan saat dihubungi portalsatu.com, Jumat, 4 Desember 2015.
Selama berada di Kampung Inggris itu, remaja yang menguasai bidang linguistik ini fokus ke bidang tofl, ielts dan public speaking sejak 10 Oktober lalu hingga Desember ini.
Banyak pengalaman yang telah dikantonginya, selain bisa mendapat kenalan baru, ia bisa berkolaborasi dengan sesama peserta lainnya yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Di sini banyak pendatang juga, dan kami bisa ngumpul dengan teman-teman dari seluruh Indonesia. Ada dari Makassar, Bandung dan Bogor. Di sini kami bisa berkolaborasi antarsesama. Kalau dari segi biaya hidup, di sini juga lebih murah, ujar Ridwan.
Remaja asal Alue Bili Nagan Raya ini menilai dari segi pendidikan tidak jauh beda dengan Aceh. Kalau berbahasa Inggris hanya di kompleks-nya aja, di luarnya sama seperti di Aceh juga berkomunikasi dalam bahasa sehari-hari, katanya.
Selain itu, ia menilai masyarakat di sana ramah. Kalau Ridwan nilai di sini masyarakatnya sangat menyukai gotong royong dan yang paling beda itu adalah culture agamanya, kita berada dalam minoritas, katanya.
Selama menapaki jejak di ibukota, Ridwan sudah keliling beberapa kota besar di sela-sela kegiatannya, seperti ke Surabaya, Malang, Semarang serta makam Soekarno di Blitar dan mendaki Gunung Bromo.[]