BANDA ACEH - Rektor Unsyiah Prof. Samsul RIzal melantik pengurus BEM Unsyiah periode 2017 di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, Selasa sore, 17 Januari…
BANDA ACEH – Rektor Unsyiah Prof. Samsul RIzal melantik pengurus BEM Unsyiah periode 2017 di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, Selasa sore, 17 Januari 2017. Rektor juga melantik anggota DPM Unsyiah dan ketua UKM Unsyiah. Pelantikan ini disaksikan oleh Forkopimda, Wakil Rektor III UIN Ar-Raniry, Kapolresta Banda Aceh, Kasatlantas dan pimpinan fakultas di Unsyiah.
Prof. Samsul dalam sambutannya mengatakan, mahasiswa Unsyiah harus terus mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki agar dapat mengangkat nama Unsyiah baik di nasional dan internasioal.
“Unsyiah hari ini terbuka untuk selalu dikritik dan diberi saran masukan guna menjadi lebih baik ke depannya dari hari ini,” kata Prof. Samsul.
Sementara itu, Ketua BEM Unsyiah terpilih Rachmad Faisyal dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh mahasiswa Unsyiah yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya.
Saya berharap semua lembaga mahasiswa dan sivitas akademika Unsyiah dapat bersinergi untuk membawa Unsyiah menjadi lebih baik, kata Rachmad Faisyal melalui keterangan tertulis.
Pada tahun 2017 ini kabinet yang akan melaksanakan tugas dan tanggung jawab BEM Unsyiah selama satu tahun diberi nama Kabinet Sinergi. Seluruh jajaran kepengurusan diharapkan dapat bersinergi dengan seluruh pihak baik internal maupun eksternal Unsyiah.
Wakil Ketua BEM Unsyiah Muhammad Reza Saputra menambahkan, semoga semua pihak dapat bersinergi dengan terpilihnya Rachmad Faisyal sebagai Ketua BEM Unsyiah.
“Beliau merupakan seorang mahasiswa yang bisa merangkul seluruh pihak sehingga ke depannya kita dapat terus maju bersama yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa. BEM Unsyiah dalam minggu pertama setelah dilantik akan segera melakukan penguatan hubungan, baik dengan internal Unsyiah maupun hubungan eksternal dengan universitas atau perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Kita juga akan melakukan pendekatan serta kerjasama ke depannya dengan OKP, ormas dan LSM serta terus mengawal kebijakan-kebijakan pemerintah ke depannya.”[]