TERKINI
NEWS

Realisasi APBA Masih Minim

"Pokok jih harus ta khok pale akhir Novermber atau awal Desember..."

ADI GONDRONG Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 1K×

BANDA ACEH – Realisasi APBA murni (sebelum perubahan) tahun 2015 masih minim, terutama anggaran belanja yang hingga Oktober baru 58,81 persen. Hal itu disampaikan Sekda Aceh Dermawan saat membacakan pidato gubernur dalam rapat paripurna pengesahan Rancangan APBA Perubahan (RAPBAP) 2015 di gedung DPR Aceh, Senin, malam tadi.

Dermawan menyebut APBA tahun 2015 yang ditetapkan dengan Qanun Aceh Nomor 1 tahun 2015 meliputi pendapatan Rp12.010.742.783.065 (12 triliun lebih), sedangkan anggaran belanja Rp12.755.643.725.149 (12,755 triliun lebih) dan defisit Rp744.900.942.084 (744,9 miliar lebih).

Menurut Darmawan, ada beberapa target yang sudah terealisasi dari rencana awal anggaran murni sampai akhir Oktober 2015. Namun, saat dikalkulasi perhitungan sampai akhir tahun ini, realisasi APBA murni masih minim.

“Anggaran pendapatan, dari rencana sebesar Rp12.010.742.783.065 telah direalisasikan Rp8.614.337.939.599, atau 71,72%, sedangkan anggaran belanja dari rencana Rp12.755.643.725.149, telah direalisasikan Rp7.502.066.460.316 atau 58,81%,” ucap Dermawan.

Sementara itu, Ketua DPRA Muharuddin yang memimpin rapat paripurna RAPBAP 2015 turut menyinggung tentang RPBA 2016 yang harus selesai dibahas akhir November atau awal Desember.

“Pokok jih harus ta khok pale akhir Novermber atau awal Desember, bek lage awai (pokoknya APBA 2016 harus disahkan akhir November atau awal Desember 2015, jangan sampai terlambat seperti pengesahan APBA 2015),” ucap Muharuddin.[]

ADI GONDRONG
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar