Lebih dari 200 orang dihukum berdasarkan undang-undang pornografi balas dendam baru, demikian terungkap dalam laporan Crown Prosecution Service (CPS) terkait kejahatan terhadap perempuan.
Data di wilayah Inggris dan Wales juga memperlihatkan perkosaan, kekerasan rumah tangga dan pelanggaran seksual merupakan seperlima dari beban kerja CPS, sementara penuntutan dan penghukuman pada tingkat tertinggi.
CPS menyatakan perbaikan diperlukan lewat tambahan sumber daya dan perbaikan pelatihan.
Tetapi organisasi kemanusiaan menyatakan masih terdapat banyak hal yang diperlukan untuk mendorong pelaporan pelanggaran.