KETERBATASAN fisik yang dimiliki bukan berarti menjadi batasan untuk meraih kesuksesan. Setidaknya kalimat tersebut sangat tepat untuk menggambarkan sosok wanita berhijab asal Mesir bernama Rania Roushdy. Siapakah dia?
Selama hidupnya Rania Roushdy harus bergantung pada kursi roda, namun hebatnya ia tak pernah menyerah untuk menjadi seorang model. Rania mengalami kesulitan berjalan sejak usia tiga tahun.
Pada saat usianya 19 tahun, ia sempat berdiri dan berjalan sesaat. Menginjak usia 25 tahun, ia tak bisa melakukan lagi dan harus dibantu dengan kursi roda. Namun, keinginan untuk menggapai mimpi sebagai model tak ia hempaskan begitu saja.
Ya, Rania bercita-cita menjadi seorang model profesional. Ia ingin mendobrak persepsi publik bila wanita yang menjadi model harus lah memiliki bentuk tubuh yang indah dan kaki yang jenjang.
“Kursi roda tidak menghalangi aku untuk melakukan apa pun, meski kenyataannya aku memang tidak bisa berjalan menggunakan kaki. Kursi roda justru memotivasi aku untuk melakukan apa pun lebih baik dari orang yang memiliki fisik normal,” tutur Rania, sebagaimana dilansir AfricaNews, Jumat (18/8/2017).
Bukan hanya itu, Rania juga menjelaskan bahwa jilbab tidak menjadi penghalang bagi dirinya. Rania memutuskan berhijab setelah lulus kuliah. Ia pun mencoba mewujudkan impiannya dengan masuk dalam industri modeling.
“Setelah menyelesaikan kuliah aku mulai menggunakan hijab. Kemudian aku mulai bertanya mengapa aku tidak bisa masuk ke industri modeling. Ini sangat sulit dan tak ada satu orang pun yang membantuku,” kenang Rania.