BANDA ACEH – Black campaign melalui dunia maya yang menyerang atau membentuk opini tertentu kepada Muzakir Manaf, selaku salah satu calon Gubernur Aceh semakin kencang akhir-akhir ini. Pengurus Rakan Mualem Pusat berencana akan melaporkan akun-akun yang diduga menyebarkan kebencian tersebut melalui media sosial Facebook ke pihak kepolisian.
“Ini yang saya kira, mereka melakukan suatu kejahatan tanpa moral. Sebenarnya tim kami sudah mengidentifikasi siapa orang-orang yang mengelola akun penyebar fitnah tersebut. Dan memang kita berencana untuk mengadukan ke polisi untuk diproses,” ujar Ketua Rakan Mualem Pusat, Muzakir, seperti rilis yang diterima portalsatu.com, Minggu, 20 Maret 2016.
Dia mengatakan akun-akun media sosial tersebut disinyalir telah memfitnah Muzakir Manaf sebagai public figur di Aceh selama ini. Ia menilai pihak-pihak berkepentingan kesulitan mencari kelemahan Mualem. Akhirnya para pelaku diduga sengaja menyebarkan berita bohong dan mengedit gambar-gambar yang merendahkan Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf.
“Begini, Mualem kan sangat populer di kalangan rakyat Aceh. Kalau kita saksikan antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Kami mencurigai fitnah-fitnah tersebut (adalah) upaya untuk mempengaruhi pemilih di tingkat bawah,” katanya.