BANDA ACEH – Ketua Pelatda Prowil dan Pra-PON Aceh 2015 Bachtiar Hasan mengatakan capaian medali yang diraih kontingen Aceh kali ini melebihi target yang ditetapkan KONI Aceh sebelumnya. Pada platform anggaran untuk bonus atlet dan pelatih, sebelumnya KONI Aceh menyiapkan dana sebanyak Rp402 juta untuk bonus di Porwil dan Rp250 juta untuk bonus pada ajang Pra-PON.
Terakhir, penambahan medali juga disumbangkan oleh cabang panahan yang memperoleh 2 medali perak dan 1 perunggu, serta cabang gulat dengan perolehan 1 perunggu.
Karena (perolehan medali) melebihi dari target, maka harus kita tambah hampir Rp50 juta. Jadi akhirnya jumlah total untuk bonus Porwil dan Pra-PON Rp750 juta lebih, kata Bachtiar. Ini merupakan kerja keras kita semua.
Di hadapan para atlet dan pelatih yang berhasil meraih tiket PON XIX 2016, Abu Razak mengatakan, dirinya sudah berkomunikasi dengan Ketua Umum KONI Aceh, H. Muzakir Manaf atau Mualem terkait hasil Pra-PON dan Porwil. Dari pembicaraan tersebut disepakati, KONI Aceh berkomitmen untuk memberikan bonus Rp250 juta bagi para atlet yang berhasil meraih medali emas di Bandung, Jawa Barat 2016 nanti.
Semoga kalau bisa 30 emas pulang ke Aceh, kata Abu Razak yang disambut lafaz amin oleh para atlet dan pelatih yang berhadir pada acara tersebut.
Abu Razak juga menyampaikan jika prestasi olahraga Aceh semakin meningkat, maka persoalan anggaran insya Allah akan mudah diusahakan.
Kalau prestasi kita tidak bagus itu baru apoh apah kita, kata Abu Razak.
Berlatih sungguh-sungguh. Jangan lupa berdoa kepada Allah, minta petunjuk untuk menjadi yang terbaik, kata Abu Razak lagi.
Sementara untuk kuota atlet yang akan diikutkan ke PON XIX 2016 nanti, KONI Aceh masih menunggu surat resmi dari Pengurus Besar (PB) PON untuk keputusan finalnya.
Mungkin akan mencapai 200 lebih atlet. Dengan usaha dan doa kita semua, doa rakyat Aceh, apa yang kita cita-citakan insya Allah akan tercapai. Semoga berjaya ke depan, katanya.[]