Mengenang 3 tahun meninggal dunia Bapakku Teungku Sulaiman bin Dadeh
Karya Thayeb Loh Angen
Melaluimu dan ibu aku ke sini
membawa nasib sendiri
menantang zaman
Pada rumah panggung kita yang tiga kali berganti.
Sore-sore, kita mengupas kelapa-sundak u-.
ada tupai, nyamuk, cicem pala, dan got-got.
Kita di kebun ubi, di pasar pagi Batuphat.
Kita di masjid, menggelar tikar, dan suara azan.
Itulah zaman, kita terkurung dalam waktu,
dan aku, tidak sempat berbakti.
Kebun kelapa kita hijau, sejuk, dan damai.
Di Paloh Dayah, ada ibu bersamaku.
Aku jauh darinya.
Lagi-lagi, aku bukan anak berbakti.