Singa Sakit di Kandang
Kepada Ekskombatan GAM
Karya Thayeb Loh Angen
Kita singa sakit di kandang
tidak bisa menggigit, auman tertahan-tahan
Dulu, para biri-biri dan anjing jalanan
sekali auman, menggigil
bersembunyi di peraduan
Rimba kita telah hilang
tidak ada lagi perburuan
kawan-kawan kita mati satu persatu,
terhina seperti anjing jalanan
ada yang disebut perampok,
pemberontak pimpinan, dan penculik.
Sementara kemarin
kita menawan menjangan satu belantara
kini dibagi-bagikan para penyamun,
bersama rekan yang tamak
mengambil rumah dan makanan penduduk
yang dulu ingin kita bela
Kita singa sakit,
setelah berlutut di kaki pelanduk
para pengecut di kawanan mengaum
membual dulu membasmi rubah di belantara.
Pimpinan kawanan menebar pesona
mencakar-cakar dalam kebingungan
dan saudara ikut terluka.