TERKINI
BUDAYA

[PUISI] Ditulis di Kapal antara Pulo Aceh – Banda

Perjalanan Pulang Karya: Syukri Isa Bluka Teubai Harapan terkesima di wajah Mata memandang ke segala arah Rasa di hati bak piring pecah Seakan cita-cita tertelan…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 1.3K×

Perjalanan Pulang

Karya: Syukri Isa Bluka Teubai

Harapan terkesima di wajah
Mata memandang ke segala arah
Rasa di hati bak piring pecah
Seakan cita-cita tertelan sudah

Terukir gundah
Tangan-tangan qalbu menengadah
Terniat do’a kepada Allah
Terajut ia di dalam madah

Tiada teringat pada indah
Walau dipeluk jamilah
Tetap merasakan resah
Apalagi sampai muntah

Kerongkongan terasa gerah
Sekalipun kepala tertutup kopiah
Duhai perjalanan mahabbah
Inginku selamat sehat wal’afiah

Laut Aceh, 23 Februari 2016

===

PUISI 2

Ayunan Rindu

Karya: Syukri Isa Bluka Teubai

Perahu mengayun rasa
Merajut lara
Mengingatkan tentang cinta
Sampai bila-bila

Jembatan cita-cita
Seperti hilang begitu sahaja
Kesuma pengembara
Kini sudah tiada

Pada angin terbawa rasa
Terombang-ambing dengan manja
Selat Malaka laut Hindia
Engkaulah saksi cerita

Dalam kegigihan amarah bersua
Bahpun harus bertaruh nyawa
Bersilatrurahmi dengan sengaja
Kerana di Pulo Aceh banyak saudara

Laut Aceh, 23 Februari 2016

*Kedua puisi ini ditulis di atas boat, di dalam perjalanan pulang dari Pulo Aceh, Seurapong, menuju Banda Aceh, setelah mengikuti acara Kemah Sastra Hamzah Fansuri 20-23 Februari 2016.                                            

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar