RAMADAN. Seberapa besar tantangan Anda berpuasa? Bagi warga Indonesia yang tinggal di belahan Bumi utara, jawabannya mungkin soal durasinya – yang cenderung ekstrem.
Widya Airlangga, WNI yang tinggal di Helsinki, Finlandia misalnya berpuasa selama 20 hingga 21 jam. Namun ada lagi yang lebih lama, yaitu di daerah Laplandia (bagian utara Finlandia). Di sana umat Muslim puasa lebih dari 23 jam, karena matahari hanya terbenam selama 55 menit saja.
Di Facebook BBC Indonesia, banyak orang membagikan kisahnya berpuasa di negara-negara utara. Bagaimana berpuasa di Inggris? atau di lingkar Kutub Utara?
Puasa sembari berlayar dari AS ke Moroko – Faisal Maulana Bahari
Pekerjaan saya marine engineering atau lebih dikenal dengan engineer permesinan kapal alias pelaut. Saya bekerja di sebuah perusahaan pelayaran asal Jerman pada kapal berbendera Portugal.
Di sini saya akan berbagi cerita berpuasa di laut. Yaitu perjalanan dari New Orleans, AS ke Casablanca, Maroko. Yang sedikit membedakan adalah waktu yang tidak menentu dikarenakan perbedaan zona waktu pada saat melintasi Laut Karibia dan Samudra Atlantik.
Terkadang saya berpuasa 16 jam, terkadang 17 jam dan terkadang 15 jam, dengan temperatur area kerja di ruangan mesin kapal berkisar 45-47 derajat celcius dan kondisi cuaca laut yang berombak 3-4 meter dan mayoritas kru asing (Bulgaria, Polandia, Kroasia, Rusia, dan Filipina)
Namun dengan niat beribadah, karena Allah, semua dapat berjalan dengan lancar.
Merasakan toleransi di Jepang – Dede Ramdani
Saya mempunyai pengalaman berpuasa di Jepang sudah dua kali dan sekarang adalah puasa ketiga di sini. Puasa di Jepang juga cukup lama sekitar 17 jam.
Dimulai sahur pukul 02.00 pagi dan maghrib pukul 19.00 malam. Tapi Alhamdulillah, kuat berpuasa meskipun banyak kegiatan setiap harinya.
Orang Jepang rata-rata sudah mengetahui kapan puasa dan sangat menghargai dan mentoleransi kita yang umat Muslim. Saya sangat menyukai Jepang dan orang-orangnya, apalagi tempat-tempatnya begitu indah.
Foto di bawah ini adalah suasana kami saat berbuka dengan orang Jepang, meskipun mereka tidak berpuasa tapi mereka menunggu maghrib bersama kami, indahnya bertoleransi antara agama. Kami juga memperkenalkan masakan-masakan Indonesia kepada mereka dan mereka sangat menyukainya terutama nasi goreng sudah sangat terkenal di Jepang.
Puasa dan kerja malam di Belanda – Oktavianti Nur Sulaeman
Jika Anda benar-benar menjalaninya (puasa) tidak semudah yang diucapkan. Saya tinggal di Belanda, puasa sekitar 18 jam dan itu sulit apalagi dikombinasikan dengan pekerjaan saya di malam hari.
Saya sudah mencoba tapi keesokkan harinya kondisi tubuh memburuk, jadwal sahur yang dekat dengan jadwal Iftar bikin perut tidak bisa diisi sedangkan rutinitas pekerjaan, kegiatan rumah masih terus berlanjut keesokan harinya dan kondisi tubuh yang tidak fit. Jadi puasa 18 atau 21 jam, selama satu bulan penuh, tidak semudah yang diucapkan.[]SUMBER:BBCINDONESIA