LSM Forum Pemantau dan Kajian Kebijakan Pemerintah (Formak) Aceh Selatan merasa kecewa melihat proses pekerjaan proyek pengerasan jalan lingkar Kedai Kandang Pasie Meurapat, Kecamatan Kluet Selatan sepanjang 800 meter yang di kerjakan kontraktor pelaksana CV Perisa Perkasa.
Soalnya, proyek yang dikerjakan oleh mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) Aceh Selatan, Jufri Zuhri sumber APBK tahun 2016 senilai Rp 1,4 miliar lebih tersebut progress pekerjaannya masih terlihat 30 %, meskipun tahun anggaran 2016 hampir berakhir.
Belum maksimalnya proses pekerjaan terlihat jelas dari kondisi dilapangan, dimana badan jalan yang seharusnya sudah dilakukan pengerasan tersebut masih berlumpur. Di sepanjang badan jalan tersebut masih terlihat tumpukan material kerikil. Selain belum dituntaskannya pengerasan jalan, proses pembangunan tanggul juga terlihat belum maksimal sehingga dikhawatirkan badan jalan yang menghubungkan antar desa itu rawan longsor atau ambruk, kata Ketua LSM Formak Aceh Selatan, Ali Zamzami kepada wartawan di Tapaktuan, Rabu, 7 Desember 2016.
Kondisi tersebut, ujar Ali Zamzami, sangat dikeluhkan masyarakat setempat yang disampaikan langsung kepada pihaknya beberapa waktu lalu karena dampak dari lambatnya proses pekerjaan dilapangan dinilai sangat merugikan mereka. Seharusnya, kata dia, mengingat kondisi cuaca sekarang ini sedang musim hujan pihak kontraktor harus memburu pekerjaan sehingga ruas jalan yang sering dilalui masyarakat tersebut tidak berlumpur.
Bagaimana masyarakat tidak kecewa, disamping badan jalan dalam kondisi berlumpur juga dampak dari sangat lambatnya proses pekerjaan dikhawatirkan proses pekerjaan tidak akan mampu dituntaskan sesuai tenggat waktu yang ada, mengingat tahun anggaran 2016 hampir berakhir, ungkapnya.
Karena itu, pihaknya meminta kepada kontraktor pelaksana agar lebih gigih dan serius lagi dalam menyelesaikan pekerjaan proyek itu sesuai speksifikasi teknis yang ada bukan justru hanya mengeruk keuntungan saja. Sehingga azas manfaat fasilitas yang dibangun pemerintah tersebut benar-benar bisa dinikmati masyarakat secara maksimal.
Selaku mantan Kadis PU Aceh Selatan, kata Ali Zamzami, kontraktor pelaksana proyek tersebut seharusnya menunjukkan contoh yang baik kepada kontraktor lainnya di daerah itu, karena selaku mantan pejabat yang bersangkutan dinilai lebih memahami dan mengerti secara teknis pekerjaan proyek yang berkualitas.