ZURICH — Qatar yang tengah mengalami krisis diplomatik merupakan negara yang didaulat menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 2022. Namun, Presiden FIFA Gianni Infantino menilai krisis diplomatik yang melanda Qatar tidak akan bepengaruh besar pada persiapan penyelenggaraan kompetisi sepakbola antar negara di dunia itu.
Infantino menegaskan, hingga saat ini posisi Qatar sebagai penyelenggara tidak terancam. Ia pun enggan berspekulasi soal hal tersebut. “Tidak. Bagaimanapun, saya tidak terbiasa berspekulasi dan saya juga tidak akan melakukannya juga saat ini,” ujarnya seperti dilansir Reuters.
Infantino memperkirakan situasi diplomatik akan kembali normal pada saat turnamen dimainkan. “Tapi di sisi lain, saya yakin kawasan ini akan kembali ke situasi yang normal. Piala Dunia adalah tahun 2022. Dalam lima tahun,” katanya.
FIFA, menurut Infantino terus memperhatikan situasi tersebut dan melakukan kontak reguler dengan pihak berwenang Qatar. Namun, Infantino menegaskan FIFA tetap berada pada koridornya sebagai pengurus sepakbola tanpa mengganggu permasalahan geopolitik yang terjadi.
Meski demikian, jika sepakbola dapat berkontribusi dalam memberi harapan ke arah yang lebih baik, Infantino pun siap turut berperan melalui FIFA.
“Jelas, jika sepak bola bisa memberikan kontribusi kecil, dengan cara apapun, untuk perbaikan, saya tidak akan ragu untuk menawarkan bantuan saya,” ucapnya.