ANKARA – Tiga puluh orang yang diduga memiliki ratusan bukti menyadap secara ilegal kegiatan pejabat Turki, politisi, dan wartawan, ditahan dalam operasi simultan di seluruh negeri dua benua itu, Selasa pagi, 12 Januari 2016.
Pihak keamanan Turki mengabarkan kepada Anadolu Agency, polisi anti-teror dari Ankara memimpin operasi secara menyeluruh di lebih dari 10 provinsi, termasuk Ankara, Izmir, dan Kayseri, atas permintaan Kepala Jaksa Penuntut Umum, di Ankara, sumber keamanan mengatakan kepada Badan Anadolu.
Tersangka dituduh telah menyadap secara ilegal area komunikasi dari 432 orang, termasuk pengusaha, wartawan, dan politisi dari Partai berkuasa, AKParti (Partai Keadilan dan Pembangunan), Partai Republik Partai Rakyat, dan Partai Gerakan Nasionalis.
Tertuduh tersebut dikabarkan juga telah menyadap Anggota angkatan bersenjata Turki, pejabat pasar saham, pejabat Badan Peraturan dan Pengawasan Perbankan, kepolisian, dan Mahkamah Konstitusi.[](tyb)
Sumber: Anadolu Agency (aa.com.tr)