SUKA MAKMUE - Kapolres Nagan Raya AKBP Mirwazi mengatakan, pihak kepolisian tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau keganjilan lainnya pada tubuh kakek Abbas, 60 tahun, yang…
SUKA MAKMUE – Kapolres Nagan Raya AKBP Mirwazi mengatakan, pihak kepolisian tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau keganjilan lainnya pada tubuh kakek Abbas, 60 tahun, yang ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di parit perkebunan blok 10 dan 11 milik PT. Fajar Baizuri kemarin, Sabtu, 3 September 2016.
“Pada saat ditemukan korban berada dalam sebuah parit, diduga jatuh, yang menemukan pertama kali itu anak kandung korban,” kata Mirwazi, Minggu, 4 September 2016.
Menurut pengakuan anak korban, Darmadi, 18 tahun, lanjut Mirwazi saat ditemukan ayahnya sudah meninggal dunia.
“Saat korban ditemukan di sampingnya terdapat dua karung sayur-sayuran jenis kangkung, yang satu sudah terikat penuh sedangkan yang satu lagi masih terbuka,” katanya.
Selain itu pihak keluarga juga tidak bersedia dilakukan otopsi pada almarhum untuk memastikan penyebab kematiannya. “Kita minta otopsi untuk memastikan, tapi pihak keluarga tidak bersedia dengan alasan karena di tubuh korban tidak ditemukan bekas luka atau semacamnya, keluarga korban pun mengatakan kalau korban saat itu sedang dalam kondisi sakit dan umur pun sudah tua,” katanya.[](ihn)