Dalam pembagian masker ini juga ikut kami bagikan stiker imbauan tata tertib lalu lintas di jalan raya, sebagai upaya sosialisasi kepada masyarakat.
LHOKSUKON Polres Aceh Utara membagikan 10.000 masker kepada masyarakat yang melintas di Jalan MedanBanda Aceh, depan Poslantas Terminal Kota Lhoksukon, Senin 26 Oktober 2015. Kegiatan dalam rangka Operasi Zebra Rencong itu bertujuan untuk mencegah terjadinya infeksi saluran pernapasan akibat kabut asap.
Pembagian masker tersebut ikut melibatkan sejumlah instansi. Di antaranya, Kejaksaan Negeri Lhoksukon, Pengadilan Negeri Lhoksukon, Mahkamah Syariah Lhoksukon, Dinas Kesehatan Aceh Utara, serta kalangan DPRK Aceh Utara yang dihadiri Wakil Ketua Mulyadi CH.
Pembagian masker ini kita pusatkan di dua titik, yakni Kecamatan Lhoksukon dan Kecamatan Tanah Jambo Aye (Pantonlabu). Dalam pembagian masker ini juga ikut kami bagikan stiker imbauan tata tertib lalu lintas di jalan raya, sebagai upaya sosialisasi kepada masyarakat, kata Kapolres Aceh Utara AKBP Achmadi melalui Kasat Lantas AKP Ikmal kepada portalsatu.com.
Dalam Operasi Zebra Rencong, pihaknya masih patroli guna memantau para pengguna jalan yang melintas, khususnya yang melakukan pelanggaran lalu lintas.
Petugas juga berdiri di persimpangan jalan memberikan imbauan kepada masyarakat dengan menggunakan pengeras suara (toa). Masyarakat diberi pengetahuan tentang pentingnya tertib berlalu lintas saat berkendara. Tidak menerobos lampu merah ataupun melawan arus, ujarnya.
AKP Ikmal juga berterima kasih kepada semua pihak/instansi yang terlibat dalam pembagian masker gratis tersebut. Diharapkan kegiatan ini dapat mencegah timbulnya penyakit kepada masyarakat akibat debu asap pekat yang melanda Aceh Utara sejak beberapa hari terakhir.
Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, dr. Machrozal ditemui di lokasi menyebutkan, upaya pembagian masker itu merupakan tindakan preventif (pencegahan) terhadap infeksi yang ditimbulkan dari debu asap. Pembagian masker juga dilakukan untuk murid TK Bhayangkari.
Sejauh ini belum ada laporan kasus kesehatan yang terjadi akibat debu asap. Namun kami punya motto, lebih baik mencegah daripada mengobati. Karena mengobati akan menghabiskan biaya yang besar, katanya.
Machrozal mengimbau masyarakat selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Apabila tidak ada keperluan mendesak, kata dia, lebih baik tidak ke luar rumah.
Dengan kondisi udara saat ini yang dipenuhi debu asap, jagalah kesehatan dengan makan makanan sehat, mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan. Jika ada keluhan segera periksakan diri ke Puskesmas. Masyarakat yang memiliki riwayat penyakit pernapasan seperti asma, maka harus lebih berhati-hati, jelas Machrozal.[]