IDI – Kapolres Aceh Timur, AKBP Rudi Purwiyanto, S.I.K, M. Hum, mengatakan, hingga kini belum diketahui secara pasti siapa pelaku utama dalam kasus bobolnya 3,7 milliar uang yang ada di berankas Bank Mandiri Cabang Idi.

“Kasus ini Masih dalam proses penyidikan dalam tahap penyelidikan dan upaya paksa dalam bentuk pemeriksaan saksi-saksi guna menentukan bentuk peristiwa pidananya, apakah pencurian atau pidana lain dan orang yang diduga sebagai pelaku,” Ujar Kapolres dalam siaran pers yang diterima portalsatu.com, Kamis 29 September 2016.

Selanjutnya Kapolres menjelaskan bahwa Pengambilan keterangan dalam bentuk pemeriksaan dilakukan terhadap seluruh pegawai Bank Mandiri Cabang Mikro Idi yang berkaitan dengan operasional Bank itu sendiri. 

“Berdasarkan data pegawai, ada pegawai yang belum dapat dimintai keterangan yaitu  inisial MR karena sampai saat ini belum dapat diketahui keberadaannya. Hal ini menjadi pertanyaan apakah yang bersangkutan ada kaitan dengan lenyapnya uang 3,7 M tersebut. Sementara terkait nama tersebut masih kita lakukan penyelidikan,” kata Kapolres.

Masih menurut Kapolres, bila jumlah kerugian pembobolan yang cukup besar itu tidak tertutup kemungkin dilakukan dengan cara sendiri tanpa ada bantuan dari pihak lain. Penanganan kasus ini telah dibentuk tim Gabungan guna mempercepat penyelesaiannya. Selain itu pihak Bank Mandiri juga telah membentuk tim internal guna melakukan investigasi terhadap internal Bank Mandiri. 

“Jadi, kami berupaya semaksimal mungkin dengan melakukan tindakan kepolisian lainnya guna mendapatkan pelaku yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. Penyelidikan dilakukan dari dalam oleh pihak Bank. Sedangkan kami melakukan penyelidikan secara intensif terhadap orang yang kami curigai. Hasilnya nanti  akan dipadukan dengan data yang didapatkan oleh pihak Bank Mandiri,” ungkap Kapolres.

Sebelumnya Senin tanggal 26 september 2016, sekira pukul 15.30 wib telah melapor ke Polres Atim,  Ahmad Abdullah Zein, 35 tahun, Kepala Cabang Mikro Bank Mandiri, bahwa telah terjadi pencurian uang tunai di Brankas Bank Mandiri Mikro Cab. Aceh Timur, diperkirakan pencurian tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 wib, akibat kejadian itu Bank Mandiri mikro mengalami kerugian lebih kurang Rp. 3.776. 000.000.[]