LHOKSEUMAWE Direktur Reserse Krimininal Umum Polda Aceh Kombes Pol. Nurfallah menyebutkan, dua pria yang tewas dalam kontak tembak dengan personel tim gabungan kepolisian di Geureugok, Bireuen, memakai senjata api laras panjang.
Kita berhasil mengamankan satu pucuk senjata larang panjang jenis SS 1, satu pucuk pistol jenis FN, empat magazine (magazen) dan sejumlah peluru, kata Nurfallah kepada para wartawan di Rumah Sakit Umum Cut Meutia, Lhokseumawe, Senin, 1 Februari 2016.
Nurfallah menyebut dua pria tersebut yaitu Barmawi dan Ismuharuddin sempat memberikan perlawanan saat dilakukan penangkapan, sehingga personel gabungan Polda Aceh, Polresta Banda Aceh dan Polres Lhokseumawe, terpaksa melumpuhkan keduanya hingga akhirnya tewas.
Menurut dia, insiden itu terjadi di Jalan Banda Aceh-Medan, kawasan Keude Geureugok, Kecamatan Gandapura, Bireuen. Mereka merupakan tersangka kasus penculikan Kamal Basri, 42 tahun, Sekretaris ULP (Unit Layanan Pengadaan) Aceh, kata Nurfallah.
Nurfallah menambahkan, jasad Barmawi dan Ismuharuddin kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Cut Meutia, Buket Rata, Lhokseumawe.
Amatan portalsatu.com di Rumah Sakit Cut Meutia, terlihat jenazah kedua pria itu berlumuran darah akibat mengalami luka tembak. Hingga pukul 14.00 WIB tadi, belum tampak keluarganya yang datang ke rumah sakit itu.[] (idg)