TAPAKTUAN Bupati Aceh Selatan H.T. Sama Indra mengajak para wartawan di daerah itu agar menyajikan pemberitaan yang menyejukkan, sehingga tidak meresahkan masyarakat. Hal itu ia katakan menyikapi gempuran media sosial yang akhir-akhir ini dinilai cenderung banyak menyajikan informasi menyesatkan masyarakat
Dampak informasi yang sesat tersebut, kata Sama Indra, berpotensi memicu konflik yang memecah belah masyarakat. Pola pikir kita yang cenderung individualistis dan terkotak-kotak akan menghambat laju pembangunan daerah. Hal tersebut disebabkan ada pergeseran nilai kebersamaan. Maka menjadi tugas kita bersama sebagai anak bangsa untuk menyatukan kembali perbedaan yang berpotensi memicu konflik sosial tersebut melalui penyampaian informasi yang benar dan akurat, kata Sama Indra dalam pidatonya pada puncak peringatan HUT ke-71 Aceh Selatan di Taman Sahara, Meukek, 28 Desember 2016.
Menurut bupati, sekarang ini banyak informasi sesat dan menyesatkan di tengah masyarakat, baik yang disampaikan melalui media massa maupun media sosial yang akhir-akhir ini menjadi viral atau ramai dibincangkan masyarakat luas, sehingga terbentuk opini dan interpretasi yang liar.
Namun demikian, kami yakin dan percaya para insan pers yang bertugas di Aceh Selatan akan mampu menyajikan pemberitaan yang menyejukkan dan berimbang tentang sebuah persoalan yang berkembang di tengah masyarakat, papar bupati.