LHOKSUKON – Tujuh pria ditangkap (tujoh agam dibeureukah) Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Utara saat pesta sabu (sabee) di dua lokasi terpisah, Senin 25 Januari 2016. Turut diamankan barang bukti 11 paket sabu seberat 1,61 gram/bruto, dua bong (alat isap) dan sebuah pipa kaca atau pirek berisi sabu seberat 1,25 gram/bruto.

Tersangka itu adalah Azhar alias Boy, 40 tahun, warga Gampoeng Lampoh U, Pantonlabu dan Abdul Wahab, 28 tahun, warga Gampoeng Matang Drien, Kecamatan Tanah Jambo Aye, ditangkap seitar pukul 06.30 WIB di Gampoeng Matang Drien.

Lima tersangka lainnya Abdurrahman, 27 tahun, warga Gampoeng Matang Anoe, Kecamatan Seunuddon, Zulfikar, 33 tahun, warga Gampoeng Samakurok, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Zulkarnain, 32 tahun, warga Gampoeng Cempedak, Kecamatan Tanah Jambo Aye,  Joe J, 22 tahun, warga Gampoeng Panteu Breuh, Kecamatan Tanah Jambo Aye, dan M Rizki, 20 tahun, warga Gampoeng Rambong Dalam, Kecamatan Tanah Jambo Aye.

Lima tersangka tersebut ditangkap saat sedang pesta sabu di rumah tersangka Joe J di Gampoeng Panteu Breuh, Seunuddon, sekitar pukul 07.30 WIB. Saat ditangkap lima tersangka itu sempat memberikan perlawanan dan mencoba kabur dari sergapan petugas.

Kapolres Aceh Utara AKBP Achmadi melalui Kasatres Narkoba AKP Mukhtar kepada portalsatu.com menyebutkan, pihaknya mendapat informasi bahwa tersangka Abdul Wahab sering melakukan jual beli sabu.

“Saat digerebek petugas, tersangka Abdul Wahab sedang mengisap sabu bersama Azhar alias Boy. Dalam kasus ini, Abdul Wahab merupakan bandar, sedangkan Boy adalah teman duduknya (yang menemani),” ujar AKP Mukhtar.

AKP Mukhtar menambahkan, hasil pengembangan kasus tersebut, diketahui Abdul Wahab telah menjual sabu kepada tersangka Abdurrahman. Selang satu jam setelah penangkapan pertama, kata dia, petugas bergerak ke Gampoeng Panteu Breuh dan berhasil menggerebek lima tersangka yang sedang pesta sabu di ruang tamu rumah milik tersangka Joe J.

“Dari penangkapan kedua, berhasil disita barang bukti 11 paket sabu dan bong (alat isap sabu) yang terbuat dari kaca. Sedangkan pada penangkapan pertama diamankan barang bukti sebuah bong yang terbuat dari botol air mineral. Di dalam pipa kaca atau pirek ditemukan sabu seberat 1,25 gram/bruto,” ujar AKP Mukhtar.

Saat ini tujuh tersangka berikut barang bukti telah diamankan di Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Utara guna menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.[] (idg)