BANDA ACEH – Pesawat militer jenis Boeing 707 milik Angkatan Udara Amerika Serikat (US Air Force) akhirnya selesai diperbaiki setelah beberapa hari berada di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar.
Komandan Landasan Udara SIM, Kolonel Penerbangan Suliono mengatakan, sejak Rabu kemarin tim teknisi US Air Force yang tiba di Aceh langsung memperbaiki pesawat Boeing 707 dan hari ini sedang dilakukan uji coba mesin pesawat.
Hari ini mereka (pesawat Amerika Serikat) melaksanakan ground test, menguji fungsi mesin pesawat, kata Kolonel Suliono, Kamis, 6 April 2017.
Sebelumnya, 4 April 2017, Danlanud Suliono mengatakan sebanyak 14 teknisi US Air Force serta mesin pesawat Boieng 707 tiba di Aceh dari Washington DC dengan menumpang pesawat C-17 Galaksi.
Danlanud Suliono juga mengatakan bagian mesin yang sebelumnya rusak juga telah diganti dengan mesin baru oleh tim recovery militer. Bahkan bagian pesawat nomor empat diganti dengan mesin baru, katanya.
Uji mesin pesawat sekitar pukul 11.00 WIB dilakukan secara maksimal dengan menyalakan keempat mesin secara bersamaan. Terkait dengan mesin pesawat yang telah rusak, Danlanud Suliono mengatakan akan dibawa kembali oleh pesawat kargo Amerika Serikat, tetapi belum diketahui jadwalnya.
Barang yang ditinggal dan tim security akan dijemput oleh pesawat lain, kata Danlanud Suliono.
Selain itu, Danlanud Suliono mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu surat izin take off dari pihak Amerika Serikat.[]