PARIS – Pesawat penumpang Rusia yang mengalami kecelakaan di Mesir pekan lalu bukan disebabkan kegagalan teknis, demikian pejabat penerbangan Perancis yang mengikuti penyelidikan kasus ini kepada BBC.
Seperti dikutip Kantor berita AFP, peneliti Perancis yang mendalami kecelakaan di udara itu mengatakan, perekam data penerbangan telah menunjukkan bahwa “semuanya berjalan normal selama penerbangan, bahkan benar-benar normal, dan tiba-tiba semuanya hilang.”
Sebuah kesimpulan serupa juga diungkapkan anggota tim penyelidik dalam sebuah wawancara dengan televisi Perancis.
Sementara, pejabat Perancis lainnya mengatakan, perekam data penerbangan mengungkapkan adanya “suara keras yang tiba-tiba” berupa ledakan yang menyebabkan pesawat itu mengalami kecelakaan dan menewaskan 224 orang di dalamnya.
Jaringan televisi NBC, mengutip para pejabat AS yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan, bahwa pada hari Jumat ada komunikasi antara pejabat Negara Islam atau ISIS di Suriah dan orang-orang di Sinai tentang keberhasilan mereka menjatuhkan pesawat itu.
Bom di dalam pesawat