BANDA ACEH – Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin ikut hadir pada kegiatan Intermidiate Training (LK II) dan Training Instruktur Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kota Banda Aceh, di Aula lantai IV Gedung A, Balaikota Banda Aceh, Sabtu malam, 14 Mei 2016.
Pada kegiatan yang sering disebut Senior Course Himpunan Mahasiswa Islam ini, Wakil Wali Kota yang akrab disapa Keuchik Zainal mengatakan kegiatan ini merupakan proses pemtangan pengkaderan secara intelektual dan spiritual kader HMI.
Kata Keuchik Zainal, pemuda adalah tonggak perubahan suatu tatanan kemasyarakatan karena di tangan pemudalah, masa depan bangsa sangat digantungkan.
Bagaimana bentuk perubahan yang ditimbulkan pemuda itu tergantung pada kualitas individunya. Perubahan yang diinginkan tentunya mengarah ke perubahan yang lebih baik. Sehingga dibutuhkan kuatlitas individu pemuda yang kuat dan mandiri serta mempunyai moral yang baik, ujarnya.
Dan sebagai bagian dari pemuda, Keuchik Zainal mengatakan, kader HMI sangatlah potensial dalam mewujudkan perubahan tersebut.
Dalam melahirkan pemimpin yang mampu menciptakan terwujudnya masyarakat Madani katanya, bukanlah hal yang mudah. Diperlukan pengembangan SDM berupa penanaman karakter kepemimpinan yang memiliki pengetahuan dan kebijaksanaan serta etika dan moral dalam bermasyarakat.
Untuk menghadirkannya dibutuhkan komitmen, terencana, berkelanjutan, dan berkesinambungan, seperti yang dilakukan oleh HMI pada malam ini, kata Keuchik Zainal.