ROMA, ITALIA – Yunus Emre Institute Turki Cultural Center di Roma melaksanakan pameran mode Yunus Emre, bersama Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata serta Bidang Pariwisata dan Kebudayaan di Kedutaan Turki di Roma, dan THY Institute, dan pencinta budaya Turki dan seni di Italia pembisnis bersma-sama mengangkat Yunus Emre. Disiarkan Anadolu Agency.
Menurut laman Wikipedia.org, Yunus Emre (1238-1320) adalah seorang penyair Turki dan seorang mistikus sufi yang sangat mempengaruhi budaya di Anatoli. Dia menulis dalam bahasa Turki Anatolia lama, tahap awal modern Turki.
Yunus Emre memiliki pengaruh yang besar pada sastra Turki, dari zamannya sendiri sampai saat ini. Karena Yunus Emre, setelah Ahmet Yesevi dan Sultan Walad, salah satu penyair pertama yang diketahui telah menulis karya dalam bahasa dalam dialek Turki dan bukan dialek Persia atau Arab. Diksinya masih sangat dekat dengan pidato populer sezamannya di Tengah dan Barat Anatolia. Ini juga merupakan bahasa dari sejumlah anonim penyair lama, lagu, dongeng, teka-teki (tekerlemeler), dan peribahasa.
Seperti Oghuz Kitab Dede Korkut, epos yang lebih tua dan anonim Asia Tengah, cerita rakyat Turki yang menginspirasi Yunus Emre digunakan sesekali sebagai perangkat puitis yang diturunkansecara lisan kepadanya dan orang sezamannya.
Tradisi ketat lisan ini terus berlangsung dalam waktu yang lama. Setelah Mongolia menduduki Anatolia dan berdirinya Kesultanan Rum pada 1243 dan pertempuran Kose Dag, sastra mistik Islam berkembang di Anatolia, dan Yunus Emre menjadi salah satu yang penyair paling terkenal.
