TERKINI
NEWS

Penjualan Hari Lajang di Cina Capai Rp50 Triliun Lebih Dalam Satu Jam

Perusahaan internet Alibaba di Cina meraih penjualan lebih dari US$3,9 miliar atau lebih dari Rp50 triliun hanya dalam satu jam pertama saat Hari Lajang di…

root Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 575×

Perusahaan internet Alibaba di Cina meraih penjualan lebih dari US$3,9 miliar atau lebih dari Rp50 triliun hanya dalam satu jam pertama saat Hari Lajang di Cina, acara belanja online terbesar di dunia.

Angka itu hampir dua kali lipat lebih besar dari penjualan Hari Lajang tahun lalu, yaitu US$2 miliar.

Hari Lajang atau juga dikenal dengan 11-11 karena terjadi setiap 11 November adalah hari belanja terbesar di cina.

Menurut Alibaba, dalam delapan menit pertama saja, penjualan sudah mencapai US$1 miliar.

Mereka juga mengatakan bahwa 130 juta orang menggunakan aplikasi jual beli mereka, Taobao.

'Kekuatan konsumen Cina'

Hari Lajang sudah meningkat pesat sejak pertama kali dimulai oleh Alibaba pada 2009.

Sepanjang 2014, Alibaba melaporkan pemasukan US$9,3 miliar atau sekitar Rp120 triliun lebih di platform penjualannya pada 2014.

Sebagai perbandingan, Cyber Monday, hari belanja online terbesar di Amerika Serikat, menurut comScore, mencapai penjualan US$1,3 miliar atau sekitar Rp17 triliun.

Direktur eksekutif Alibaba Daniel Zhang mengatakan bahwa dalam marathon belanja 24 jam tersebut, konsumen akan mendapatkan kejutan setiap jam, terutama buat pengguna perangkat bergerak.

“Seluruh dunia akan menyaksikan kekuatan konsumen Cina pada 11 November ini,” katanya lewat sebuah pernyataan.

Menurut Alibaba, dalam satu jam pertama, sudah ada lebih dari 27 juta pengguna mobile.

Raksasa teknologi itu menguasai lebih dari 80% pasar penjualan internet di Cina.

Para ahli ekonomi akan melihat tanda-tanda konsumsi domestik pada Rabu ini di tengah melambatnya ekonomi terbesar kedua dunia dalam 25 tahun terakhir.[] Sumber: bbcindonesia.com

 

root
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar