BIREUEN – Direktur PT Exim Union, Andi Firdaus, mengatakan demo buruh yang dilakukan di Pelabuhan Krueng Geukuh, Lhokseumawe kemarin merupakan indikasi kuat ingin memonopoli pelabuhan dan bea cukai untuk kepentingan pengusaha kapal kayu.
“Padahal sudah jelas hasil rekomendasinya yang lalu di kantor gubernur, yang intinya tidak ada diskriminasi dan perbedaan pelayanan bagi pengusaha manapun, termasuk kami yang ingin bekerja di pelabuhan,” tulis Andi Firdaus melalui pesan singkatnya kepada portalsatu.com, Kamis, 19 Mei 2016.
Dia mengatakan pernah menawarkan solusi ke DPRK Aceh utara dan Bupati Aceh Utara untuk memanggil semua pengusaha. Dalam tawaran itu, pihaknya bermaksud agar semua yang berkepentingan dapat duduk bersama dan mencari jalan terbaik.
“Agar kisruh yang sudah berlangsung lama bisa selesai. Sehingga tidak ada kesan anak tiri dan anak kandung,” katanya.[](bna)